NASIONAL

Featured Video

Games

daerah

Fashion

pendidikan

NASIONAL

Fun & Fashion

International

Latest Updates

Tampilkan postingan dengan label daerah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label daerah. Tampilkan semua postingan

Menuju Desa Agrowisata, Pameran Pembangunan Meriahkan HUT Ke-42 Sungai Langka.

01.35
Perayaan HUT Ke-42 Desa Sungai Langka, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran. Desa ini memiliki Visi Desa Agrowisata.
GEDONGTATAAN, (Kopiinstitute.com) – Perayaan HUT ke-42 Desa Sungai Langka dimeriahkan dengan serangkaian kegiatan yang diikuti sebanyak 13 stand terdiri dari Dusun dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa). Desa yang sedang mendorong terwujudnya Visi Desa Argowisata yang simpatik ini menggelar acara di Lapangan Bola Dusun Sungai Langka mulai 13 s.d 15 September 2017 didukung Universitas Lampung dan Indomart.

Pameran Pembangunan salah satu yang turut membuat meriah bersamaan dengan Pawai Budaya, Jalan Sehat dan juga tentu pada malam puncak. Kegiatan ini baru pertama dilaksanakan di Desa Sungai Langka, hadir Kepala Desa  se-kecamatan Gedong Tataan, Uspika Kecamatan Gedong Tataan, Muspida Kabupaten Pesawaran, dan Tokoh masyarakat setempat.

Masyarakat sedang menyaksikan rangkaian acara HUT Sungai Langka.
Ketua Panitia Kegiaan Junaidi, mengutarakan kegiatan ini diharapkan menjadi agenda tahunan guna mendorong terwujudnya Visi Desa Sungai Langka sebagai Desa Argowisata yang simpatik. ”Kami berharap ini menjadi pemantik agar visi desa Sungai Langka cepat terwujud,” Kata Junaidi

Panitia juga menyediakan  berbagai hadiah dan dorprise seperti Kontes Kabing Juara I akan mendapat Hadiah Uang Rp 300 ribu, Juara II hadiah uang Rp 150 ribu. Lomba Stand;  juara  I akan mendapatkan hadian Rp 500 + Piala+Piagam, Juara II akan mendapatkan hadian Rp 300 ribu+Piala+Piagam.

Sementara untuk hadiah Jalan Sehat,  juara I mendapat 2 ekor kambing betina, dorprise berupa sepada BMX, kipas angin, sterika, payung, tas, kaos, jam dinding, serta berbagai hadiah menarik lainnya.

Pantauan selama acara berlangsung, kesenian kuda lumping ikut ditampilkan sehingga acara semakin meriah dan masyarakat sangat antusias mengikutinya. dan meramaikan kegiatan. Stand-stand yang menampilkan aneka produk dusun-dusun di sungai Langka diminati pengunjung, begitu juga dengan jalan sehat ramai di ikuti oleh masyarakat dewasa dan anak-anak, kontes kambing yang menghadirkan juri dari Dinas Peternakan Pesawaran menyedot perhatian pengunjung.




Diduga Kongkalikong, Bibit Bawang Dinas Pertanian Pringsewu Busuk

18.43
Tanda Serah Terima Bibit Bawang dari CV.LIMA LIMA
PRINGSEWU, KI - Pendistribusian bantuan bibit bawang merah diempat Kecamatan diwilayah Kabupaten Pringsewu busuk. Akibatnya kelompok tani yang menerima bantuan tersebut mengeluh tersebar diempat kecamatan yakni Gading Rejo, Pringsewu, Pardasuka dan Pagelaran.

Kondisi bibit yang dikeluhkan berasal dari Dinas Pertanian, Tanaman pangan dan Holtikultura (DPTPH) Kabupaten Pringsewu dengan anggaran sekitar Rp 160juta. Hal ini memunculkan adanya dugaan kongkalikong antara rekanan penyedia bibit dengan oknum pegawai sehingga kualitas bibit mengecewakan. Selain itu juga seluruh agota kelopok tani mengeluhkan kondisi fisik bawang bantuan dari DPPTPH bibit tidak bisa ditanam.

Wardi (40) salah satu warga mengatakan bantuan bibit dalam kondisi busuk sudah terjadi beberapa kali sehingga ini bukan yang pertama. Disebutkan dia pada 2016 bibit yang diterimanya juga sama.

“Dari total disalurkan ke kelompok tani di Subur 3 pekon podomoro, dari Satu ton bawang merah hanya 70 persen yang layak ditanam, 30 persennya busuk semua,” ungkap Wardi

Bibit bawang yang disalurkan sudah diterima kelompok tani. Sebagiannya dalam keadaan busuk. Oleh sebab itu ia berharap, agar bibit yang tidak berkualitas dapat diganti dengan bibit yang lebih bagus supaya dapat dimanfaatkan oleh petani setempat.

“dari 20 persen yang busuk kami buang (ditimbun), yang kelihatan masih Bagus kami iris untuk di goreng, sayang dari pada dibuang, tapi, 80 persen masih Bagus kami jadikan bibit,” terangnya

Pengiriman bibit yang di salurkan oleh Dinas pertanian pun diketahui melalui pihak ketiga CV. Lima Lima. perusahaan juga disinyalir tidak mengirim pemberitahuan terlebih dahulu sebagai pihak pengirim bibit bawang merah.

"terkait pengiriman bibit bawang, kami jadi kebingungan, karena, Persiapan lahan yang ada belum kami olah sebagai lahan tanam," tegas petani ini, Rabu (6/9).

Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Ali hamidi membenarkan bibit bawang dalam kondisi busuk. Menurutnya saat ini sedang diupayakan agar bibit yang busuk segera diganti. "Saya sudah berkomunikasi dengan pihak rekanan agar segera menggantikan bibit bawang, ooh Maaf ya mas, suaranya putus - putus, saya lagi dijalan menuju arah Gadingrejo, nanti telpon lagi, Saat ditanyakan CV. Lima Lima, itu Rekanan dari bandar lampung mas,"tuturnya.

Asyik Nyabu Dirumah, AF Ditangkap Satnarkoba Polres Tanggamus.

00.59
AF seorang pemakai sabu-sabu diringkus Satuan Reserse Narkoba Polres Tanggamus. Polisi menangkap AF saat tengah menghisap sabu-sabu dirumahnya.
TANGGAMUS, KI - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tanggamus menangkap AF (41), pelaku penyalahgunaan Narkoba jenis sabu-sabu di Jalan Imam Bonjol Fajaresuk Timur Kecamatan Pringsewu Kabupaten Pringsewu.

Mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Alfis Suhaili, S.IK, M.Si. Kasat Resnarkoba Iptu Anton Saputra, SH. MH., mengatakan AF ditangkap dirumahnya hari Kamis (10/8/17).

"Pelaku ditangkap jam 19.00 WIB dirumahnya saat sedang mengkonsumsi Narkoba jenis sabu dengan barang bukti alat memakai sabu", kata Iptu Anton Saputra, Jumat (11/8/17) pagi.

Dari tangan AF yang berprofesi wiraswasta tersebut, diamankan barang bukti berupa plastik klip bekas pakai, korek api gas, 2 potongan pipet, 2 potongan selang kecil dan HP samsung warna hitam.

Lebih lanjut Iptu Anton menjelaskan pengkapan berawal dari informasi masyarat bahwa pemilik rumah di jalan imam bonjol nomor 108 Kelurahan Fajaresuk sering dijadikan tempat untuk pesta narkoba.

"berdasarkan informasi tersebut anggota Satresnarkoba melakukan penyelidikan dan menangkap AF dirumahnya saat sedang mengkonsumsi sabu," jelas Iptu Anton Saputra.

Saat ini pelaku dan barang bukti diamankan di Satresnarkoba Polres Tanggamus, "untuk memepertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat pasal 112 Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara", pungkasnya. (*NA)

Inspektorat Investigasi Pembangunan Drainase Pekon Sukaratu Pringsewu.

09.19


Inspektorat Kabupaten Pringsewu memantau pembangunan drainase di Pekon Sukaratu.
PRINGSEWU, -  Inspektorat Kabupaten Pringsewu melalui Irbanwil 2  Kecamatan Pagelaran memantau pembangunan Drainase di Dusun 5 Rt 01 Tirtasari pekon Suka Ratu kecamatan pagelaran senin (31/7).

Kegiatan memantau langsung tersebut untuk investigasi terkait adanya laporan dari masyarakat tentang penolakan pembangunan. Pasalnya masyarakat menilai tidak ada tranparasi rincian Dana Desa di Pekon itu.

Irban wil 2 Heriyadi indra yang didampingi BABIN Kamtibmas pekon sukaratu Dian Arianto mengatakan, masyarakat yang semula menolak pembangunan talut sepanjang 210 m tersebut saat ini sudah menerima, lantas pembangunan dimulai kembali.

"Saat ini Kondisi di Dusun V tirtosari sangat kondusif, warga sudah menerima pembangunan talut tersebut," ungkap Heri.

Namun, lanjut Heri meskipun warga dusun V tirtosari sudah menerima pembangunan tersebut pihaknya akan tetap melakukan investigasi lanjutan sesuai dengan apa yang dilaporkan masyarakat serta yang menjadi tuntutan warga terkait ketidak tranparan kepala pekon Sukaratu mengenai Alokasi Dana Desa (ADD).

"Sesuai dengan perintah untuk menindak lanjuti laporan warga, usai kami turun dilapangan kami akan memangil kepala pekon sukaratu yaitu bapak Azhari zn, untuk diminta keterangannya. Jika memang ada indikasi ketidak transparanan dari kepala pekon, akan dilakukan pembinaan terhadap kakon tersebut," tegas dia.

Sementara itu,  warga dusun tirtasari Tukiman menambahkan bahwa tuntutan warga kepada kepala Pekon sukaratu sangat  sederhana yaitu meminta keterbukaan terkait Dana Desa yang ada sukaratu.

" selama ini anggota BHP saja tidak tau untuk apa saja DD tersebut, apalagi kami yang hanya warga biasa." Terangnya
"harapan kami sebagai masyarakat adanya keterbukaan di dusun tirtosari khususnya dan dinpekon Sukaratu," punkasnya (NA

Pesawaran Launching Penyaluran Bantuan Sosial.

09.48
Launching Penyaluran Bantuan Sosial
PESAWARAN, KI - Dinas Sosial Kabupaten Pesawaran melaksanakan launching perdana penyaluran bantuan sosial (bansos) non tunai PKH tahap 1 tahun 2017 di Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung.

Sebanyak 1.381 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH mulai Kamis kemarin dapat mencairkan bantuan PKH tersebut. Launching terselenggara berkat kerja sama antara Dinas Sosial Pesawaran dengan Area Manager Bank Mandiri Bandar Lampung sebagai lembaga penyalur yang di tunjuk oleh Kementerian Sosial RI.

Pada kesempatan tersebut hadir Kepala Dinas Sosial Pesawaran Yulizar, Kanwil Bank Mandiri Sumatra II Aribowo, Area Manager Mandiri Bandar Lampung Jan Winston Tambunan, Kepala Cabang Mandiri se-Provinsi Lampung, serta perwakilan Koordinator PKH Kabupaten se-Lampung.

Kadis Sosial Pesawaran dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Bank Mandiri yang telah memberi kepercayaan kepada Kabupaten Pesawaran sebagai lokasi uji coba sekaligus launching perdana penyaluran bansos PKH se-Provinsi Lampung melalui Bank Mandiri.

Tentunya kegiatan penyaluran bantuan ini telah dinanti-nanti oleh 1.381 KPM di Kecamatan Tegineneng. Kami berharap segera menyusul penyaluran di kecamatan lain.

Data yang kami terima, pada tahap 1 ini akan disalurkan bantuan PKH sebesar Rp. 6.680.500.000 kepada 13.361 KPM se-Pesawaran. Tentunya kami berharap uji coba ini lancar dan dapat segera dimanfaatkan KPM, pungkas Yulizar.

Area Manager Bank Mandiri Bandar Lampung pada kesempatan tersebut menuturkan bahwa bantuan yang akan disalurkan pada tahap I sebesar  Rp. 500.000 per-KPM. Sebagaimana prosedur penyaluran non tunai PKH, KPM yang akan melakukan pengambilan bantuan akan melalui empat tahapan sebelum penarikan bantuan.

Pertama adalah pembukaan rekening bansos dengan melampirkan KTP, kemudian dilanjutkan penyerahan buku tabungan, pin dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dari petugas Bank Mandiri kepada masing-masing KPM, ketiga melakukan cek saldo bansos, serta penarikan bansos sesuai kebutuhan KPM, dan ke-empat penyerahan bukti transaksi/struk dari petugas Bank kepada KPM, pungkas Winston.

Korwil PKH Provinsi Lampung 2 Slamet Riyadi yang juga turut hadir dalam kesempatan tersebut mengaku optimistis bahwa penyaluran bansos PKH melalui Bank Mandiri pada sembilan Kabupaten se-Provinsi Lampung dengan jumlah 133.114 KPM pada tahap 1 tahun 2017 akan berjalan baik dan lancar.  

Berdasarkan pengamatan saya saat launching kemarin, beberapa kendala yang muncul diantaranya masih ada KPM yang tidak memiliki E-KTP, terdapat perbedaan identitas pada KK dan KTP, bahkan ada KPM yang meningal dunia. Namun ketentuan PKH telah mengatur prosedur perbaikan atas kendala tersebut, pungkas Slamet.

Respon Cepat Bripda Khusnul Khotimah, Polsek Way Jepara Berhasil Bekuk Pelaku Pembobol Rumah KI.

23.46
Tersangka saat digelandang ke Mapolsek Way Jepara, Wilayah Hukum Polres Lampung Timur.
LAMTIM, KI - Tim Tekab 308 Polsek Way Jepara berhasil membekuk AD (21) Warga desa Jepara Kec. Way Jepara tersangka pelaku pencurian dengan pemberatan berdasarkan laporan polisi tertanggal 13 Juli 2017.

AD dibekuk lantaran membobol rumah KI (35). Modus yang digunakan pelaku yaitu masuk kerumah korban dengan merusak jendela kamar korban.

Pelaku pun mengambil dompet yang berisikan surat berharga dan uang tunai sebesar 2.500.000 ( dua juta lima ratus ribu rupiah ).

Pasca kejadian, korban langsung melapor ke Polsek Way Jepara. Mendapat laporan lalu anggota reserse kriminal Polsek Way Jepara Bripda Khusnul Khotimah mendapatkan informasi tentang keberadaan pelaku.

"Tim Tekab 308 bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku di rumahnya tanpa ada pelawanan. Barang bukti 1 buku tabungan," terang Kapolres Lampung Timur AKBP Yudy Chandra Erlianto., S.IK., M.H., didampingi Kapolsek  Way Jepara AKP Sahril Paison, Minggu (23/7).(rls)

Pembangunan Paving Blok Pekon Wonodadi Pringsewu diduga Asal Jadi. Kepala Pekon Bungkam.

03.27
Pembangunan Paving Blok Pekon Wonodadi, Pringsewu bersumber dari Dana Desa tahun 2017.
PRINGSEWU, KI - Dana Desa yang digelontorkan Pemerintah pusat hampir 1 miyar per desa/pekon bertujuan untuk percepatan pembangunan perdesaan/pekon.

Namun demikian program ini cenderung dijadikan ajang manfaat oleh sebagian oknum desa/pekon.
Pembangunan jalan lingkungan pemasangan paving blok yang dilakukan Pemerintah Pekon Wonodadi Utara Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu tepatnya RT.07/RW.03 terdapat di tiga titik diduga di mark up dan pengurangan bahan material.

Pembanguan fisik pada program Dana Desa tahun 2017 baru saja dikerjakan ini terkesan asal jadi. Dari temuan wartawan media ini, Salah satu titik dari tiga titik Pekerjaan pembangunan fisik jalan Pemasangan paving blok sepanjang kurang lebih 100 meter sudah terlihat kerusakan pada list pengunci kanan kiri paving sudah sompel.

Kemudian bila terinjak kaki plesterannya langsung rusak. Hal ini kuat dugaan bahwa pengerjaannya tidak sesuai dengan teknis pengelolaan bahan material.

Salah satu warga pekon Wonodadi Utara menyesalkan pengerjaan paving blok yang yang menurut dia terkesan asal jadi.

"Inikan pekerjaan pekon yang di danai pemerintah pusat dengan program Dana Desa kenapa kwalitas pekerjaannya asal jadi,harusnya pekerjaan ini dengan kwalitas yang bagus karena masyarakan yang akan memperoleh manfaat "ucapan Wanto.

Pengerjaan pemasangan paving blok ini, lanjut Wanto secara kasat mata saja sudah terlihat asal jadi." jika paving blok ini dikerjakan sesuai dengan anggaran harapannya hasil dari pekerjaan ini masyarakat bisa menikmati dalam waktu yang lama," keluhnya

Namun sayang saat dikonfirmasi melalu sambungan Whatsapp, kepala pekon Wonodadi Utara Arif Fauzi tidak mau mengangkat telpon ataupun pesan singkat. Begitu juga saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon biasa.(NA)

Urban Style By Frontone, Bupati Pringsewu Resmikan Hotel Berbintang 3.

03.06
Bupati Pringsewu H.Sujadi meresmikan Hotel Urban Style by Frontone.
PRINGSEWU, KI - Hotel Urban Style by Frontone Pringsewu Lampung, sebuah hotel berbintang 3 di bawah pengelolaan Azana Hotel & Resort mengadakan Grand Opening.

Acara ini berlangsung di ballroom hotel di Jalan Ahmad Yani No.999 Pringsewu Utara, Kabupaten Pringsewu, Lampung, Selasa (18/7).

Bupati Pringsewu H.Sujadi meresmikan hotel pertama terbesar di luar kota Bandar Lampung yang mempunyai 7 lantai dengan kapasitas 62 kamar tersebut, diawali dengan pengguntingan kita di depan pintu masuk, serta penandatanganan prasasti.

Dalam kesempatan tersebut juga hadir Wakil Bupati Pringsewu DR.H.Fauzi, Ketua DRPD Pringsewu H.Ilyasa, jajaran muspida beserta pemerintah daerah, kalangan pengusaha dan perbankan, serta para tokoh masyarakat setempat.

Menurut CEO Azana Hotel & Resort Dikki Sumarsono, pihaknya saat ini telah mengelola sebanyak 35 hotel di seluruh lndonesia.

"Dengan hadirnya Hotel Urban Style by Frontone di Kota Pringsewu ini, tentunya akan menggenapi jumlah hotel yang kami kelola, dimana hingga akhir 2017 ini, kami targetkan berjumlah 50 hotel di seluruh lndonesia," ujar dia.

Dijelaskan Dikki, Hotel Urban Style by Frontone Pringsewu yang memiliki specific thema music, dilengkapi dengan fasilitas ballroom berkapasitas 800 orang, 4 meeting room, restoran, serta spot box sky lounge yang berada di lantai 7 dengan ketinggian 30 meter.

"Para tamu dapat menikmati keindahan pemandangan Pringsewu dan kami memilih Pringsewu karena kami menilai bahwa Pringsewu memang sangat membutuhkan hotel berbintang untuk melengkapi hotel-hotel yang telah ada di kota ini. Apalagi pertumbuhan dan potensi ekonomi Pringsewu sangat bagus. Kami berharap sekaligus optimis kami dapat meraih tingkat hunian di atas 70 %. Untuk diketahui bahwa 90 % tenaga pegawai yang dipekerjakan di hotel ini adalah warga setempat," urainya.

Bupati Pringsewu H.Sujadi dalam sambutannya mengaku bangga atas berdirinya Hotel Urban Style by Frontone di Pringsewu.

Dengan hadirnya hotel berbintang tersebut, diharapkan dapat menggerakkan serta menggeliatkan perekonomian Kabupaten Pengawai, serta mendongkrak kunjungan wisatawan untuk datang ke Negeri Bersahaja ini, karena ketersediaan fasilitas akomodasi yang representatif di Kabupaten Pringsewu.

"Dengan demikian tentunya akan dapat meningkatkan perekonomian warga Pringsewu, sehingga diharapkan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat," kata Bupati.(NA)

Kabag Ops Polres Lamtim Pimpin Pengamanan Unjuk Rasa di Kantor Bupati.

02.02
Sumber Foto: Humas Polres Lampung Timur.
LAMTIM, KI -  Kabag Ops Polres Lampung Timur Kompol Ujang Supriyanto, S.E, memimpin pengaman ujuk rasa di kantor Bupati Lampung Timur beserta Kabag  Polres Lampung Timur Kompol Napolion, Kasat Sabhara AKP HD. Pandiangan, S.H., Kasat Binmas AKP Anas Sobirin, Kasat Intelkam AKP Edi Kurniawan, S.H., Kasat Reskrim AKP Devi Sujana, S.H., S.IK, Selasa (18/07).


Dalam melaksanakan kegiatan pengaman unjuk rasa ini Polres Lampung timur menurunkan 120 personil dan  beberapa mobil pengendali massa. Ratusan warga dan juga lembaga pengawas pelayanan melakukan aksi ujuk rasa mempertanyaan status anak angkat Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim AJ (10 tahun).



Dalam Orasinnya , Koordinator Lapangan Johan Abidin menegaskan bahwa ada tiga versi informasi yang diperoleh terkait status AJ yaitu dari Cerita di kalangan pembantu Rumah Tangga dan Ibu Kholisoh yang lebih di kenal dengan sapaan Ibu Lis oleh para pekerja ( Tukang ) yang mengerjakan pembangunan rumah Ibu Chusnunia di Kemiling Bandar Lampung.

AJ adalah anak dari Ibu Chusnunia sedangkan Ayah nya sedang bekerja di Australia,  Dari orang dekat Bupati yang berada di Kecamatan Sekampung Udik Lampung Timur, didapat informasi AJ adalah anak angkat Chusnunia yang di adopsi dari salah satu Rumah Sakit yang ada di Jakarta.

Hal itu di lakukan karena yang bersangkutan (Chusnunia) pernah di vonis menderita Kanker Rahim dan tidak akan memiliki keturunan, Dari orang-orang terdekat Ketua PKB Provinsi Lampung Musa Zainudin ,di dapatkan cerita bahwa AJ adalah anak yang di Adopsi Chusnunia dari Negara tetangga Malaysia , hal ini ada kesesuaian dengan Tempat Lahir  AJ yakni Johor Baru.(rilis polres).

APARAT PEKON IKUTI BIMTEK PENGELOLAAN KEUANGAN

22.08
Wakil Bupati Pringsewu Fauzi.
PRINGSEWU, KI - Ratusan aparatur pekon se Kabupaten Pringsewu mengikuti bimtek Aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) yang digelar di Aula STMIK Pringsewu, Senin (17/7).

Bimtek ini menghadirkan narasumber dari BPKP Lampung. Wakil Bupati Pringsewu DR.Hi.Fauzi dalam sambutannya saat membuka bimtek tersebut, berharap peserta bimtek dapat mengikuti kegiatan tersebut dengan bersungguh-sungguh, sehingga aparatur pekon khususnya para pengelola keuangan pekon dapat bekerja secara benar dan profesional sesuai aturan hukum dan perundang-undangan yang berlaku.

"Jangan sampai ada dana desa yang sudah mulai cair digunakan tidak sebagaimana mestinya, asalkan dana habis terserap, tanpa ada perencanaan program yang mempunyai skala prioritas, yakni dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat pekon," kata Fauzi. (NA)

Kapolres Lampung Timur jadi Pembina Upacara. Pelajar diminta jauhi Narkoba

20.33

Kapolres Lampung Timur AKBP Yudy Chandra Erlianto saat menjadi Pembina Upacara di SMKN 1 Sukadana, Senin (17/7/2017). 
Lampung Timur, KI - Upacara wajib setiap hari Senin yang dilakukan oleh siswa-siswi SMK NEGERI 1 Sukadana pada umumnya dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah masing-masing.

Namun, ada yang tak biasa pada kegiatan upacara yang digelar pada hari Senin (17/07) yang dimulai pukul 07.00 WIB.


Kapolres Lampung Timur AKBP Yudy Chandra Erlianto, SIK,MH hadir menyambangi dan bertindak sebagai pembina upacara bendera di sekolah SMK NEGERI 1 Sukadana.

Kapolres hadir untuk menanamkan jiwa nasionalisme, patriotisme serta sikap patuh hukum peraturan perundangan-undangan.

Kepada para generasi penerus, serta sebagai penambah motiviasi belajar para siwa/siswi untuk menjadi insan muda yang cerdas, dan bertaqwa, mampu bermanfaat bagi masyrakat bangsa dan negara.

"Untuk para siswa/siswi mengingat pentingnya penggunaan media sosial yang cerdas maka harus bijak dan berhati-hati dikarenakan maraknya ajaran ajaran radikalisme agama yang diunggah oleh orang orang yang tidak dikenal melalui internet," kata dia dalam amanatnya.

Kemudian para pelajar diharapkan dapat menjaga kesatuan sesama pelajar supaya tidak terjadi perselisihan serta mampu menjauhkan diri dari bahanya penyalahgunaan narkoba.

Dalam amanatnya juga menyampaikan bahwa Polri mengadakan program Polisi Peduli Sekolah yang terdiri dari 12 cakupan kegiatan diantaranya, Pembangunan karakter siswa dengan hadirnya polisi menjadi pembina upacara, pembinaan polisi cilik di tingkat sd, polisi sahabat anak untuk tingkat paud/RA, patroli keamanan sekolah, program safety riding untuk SMA/SMK/MA

Selanjutnya membentuk Tim gabungan penerbitan siswa yang berkeliaran di jam jam sekolah, pembinaan dan penyuluhan anti radikalisme dan intoleransi, penyuluhan narkoba kenakalan remaja dan wawasan kamtibmas, sosialisasi kampanye penerimaan anggota Polri.

Pramuka saka bhayangkara, operasi tertib sekolah, permasalahan di lingkungan sekolah yang diselesaikan di tingkat bhabinkamtibmas secara musyawarah mufakat(rembug pekon).

Disesi akhir menambahkan, saat ini banyak pengaruh buruk yang mengintai para remaja. Oleh sebab itu, diimbau kepada guru pembimbing agar lebih mengoptimalkan pengawasan terhadap para murid agar tak terjerumus kepada hal-hal yang dapat merugikan masa depan mereka.

"kepada para siswa agar lebih fokus dalam menempuh jenjang pendidikan dan selalu berbuat positif. Selain itu, para guru dan murid untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban dimana saja berada. Sebab semua itu merupakan tanggungjawab kita bersama,” tutur AKBP Yudy Chandra Erlianto.(rls)

Wabup Tanggamus Paparkan Potensi Lokal, Wakil Gubernur tegaskan komitmen dukung Ridho lanjutkan pembangunan.

23.42

Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri.
TANGGAMUS, KI - Wakil Bupati Kabupaten Tanggamus Samsul Hadi, memaparkan kondisi lokal serta potensi yang ada di Tanggamus. Pasalnya Kabupaten Tanggamus akan menggelar Pemilihan Kepala Daerah pada 2018.

Oleh karena itu, segala potensi maupun persoalan yang ada direspon untuk pembenahan Kabupaten yang menurut Samsul Hadi bahwa Tanggamus Subur dan Kaya.

Wakil Bupati Tanggamus Samsul Hadi.
"102 desa di kabupaten Tanggamus tertinggal. Itu dilihat 212 desa tertinggal di provinsi Lampung, Padahal Tanggamus punya banyak potensi alam seperti pariwisata dan sumber daya alam yang subur," terang Wakil Bupati Tanggamus, Samsul Hadi, Minggu (16/7).

Pembangunan sumber daya manusia masih sangat rendah. Hal ini dapat dilihat dari peringkat pendidikan. Tanggamus menempati urutan ke-14 dari 15 kabupaten di provinsi Lampung. 

Samsul Hadi berharap masyarakat bersama pemerintah mampu mengoptimalkan potensi yang ada di Tanggamus. 

"Kita harus sama-sama menyelesaikan masalah ini. Karena ini sangat memprihatikan. Yang tidak kalah penting  kita harus saling menghargai, karena di Tanggamus banyak suku dan budaya namun kesemuanya memiliki cita-cita yang sama yakni, membangun Tanggamus," sambung Samsul.

Wabup ini pun mengukuhkan tim sukses (timses) untuk menyambut dan menyukseskan pencalonannya dalam pemilihan Bupati dan wakil Bupati di tahun 2018 mendatang.

Disisi Lain, Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri menegaskan komitmennya mendukung kembali Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo melanjutkan pembangunan Provinsi Lampung.

Komitmen Bachtiar disampaikan saat Halal bi Halal masyarakat Sungkai Bunga Mayang di Ketapang Sungkai Selatan.

"Jika sudah berkomitmen, pegang komitmen setia dan taat terhadap komitmen. Saya pun akan setia dan berkomitmen dengan Gubernur Lampung M.RIDHO FICARDO untuk mendukung Gubernur melanjutkan Pembangunan di Provinsi Lampung," kata Bachtiar Basri.

Bachtiar berharap silaturahmi tidak terputus hanya karna beda partai politik, perbedaan agama,suku, maupun ras.

"Hubungan baik harus kita jaga sampai kapanpun. Perbedaan pendapat hanya karna beda pilihan, ucapan karna ingin nyalon Gubernur lalu menjatuhkan lawan lainnya seolah lebih berbuat dan lebih mampu, dalam politik mesti memiliki ETIKA," ucapnya.(SH/RAN)

Terlihat mencurigakan lalu buang bungkus rokok. Patroli Walet Polres Lamtim Ciduk Pengendara Motor.

21.14
Regu Patroli Walet Polres Lampung Timur sedang mengamankan pemilik sabu-sabu.

LAMTIM, KI - Regu Patroli Walet Satuan Sabhara Polres Lampung Timur mengamankan seorang pengendara sepeda motor berinisial DJ (48) karena kedapatan menyimpan Narkoba jenis sabu-sabu.

DJ yang tinggal di Nibung, Gunung Pelindung ini ditangkap saat sedang mengendarai sepeda motor pada Sabtu (15/7) malam. Lalu seiring dengan Patroli Polisi, dj terlihat mencurigakan kemudian membuang bungkus rokok ke semak-semak setelah dihentikan petugas.

Petugas yang merasa curiga, akhirnya mencari bungkus rokok yang dibuang tersebut. Setelah ditemukan ternyata didalam bungkus rokok ialah Narkoba jenis sabu-sabu.

Dikonfirmasi, Kapolres Lampung Timur AKBP Yudy Chandra Erlianto membenarkan penangkapan DJ. Menurut Yudy, pelaku sempat melakukan perlawanan kepada petugas dengan cara berusaha merebut senjata. Namun pelaku dapat dilumpuhkan lalu dibawa ke Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Lampung Timur.

"Barang bukti yang diamankan berupa 3 paket kecil bungkusan ( diduga sabu)  satu unit R2 honda beat biru nopol BN 6723 KK tanpa dokumen (STNK)," kata Kapolres.(NN)

ORARI LOKAL PRINGSEWU GELAR HALAL BIHALAL

01.24
ORARI Halal Bihalal.
PRINGSEWU, KI - Keluarga besar Organisasi Amatir Radio lndonesia (ORARI) Daerah Lampung Lokal Pringsewu mengadakan halalbilhalal. Acara yang berlangsung di kafe Mie Time Pringsewu, Jumat (14/7) malam dihadiri oleh ratusan anggota ORARI Lokal Pringsewu, yang berasal dari Kabupaten Pringsewu, Pesawaran, dan Tanggamus.

Dalam acara tampak hadir para petinggi ORARI Lokal Pringsewu diantaranya Ketua ORARI Lokal Pringsewu Haris Santoso YC4UGP dan Ketua DPP ORARI Lokal Pringsewu Drs.H.Marcony Semendaway YB4UJ.

Acara yang berlangsung meriah serta penuh kekeluargaan ini juga diisi dengan hiburan live music dan undian hadiah doorprize, kemudian diakhiri dengan saling berjabat tangan satu sama lain sebagai tanda saling bermaaf-maafan.

Humas ORARI Lokal Pringsewu Isnanto Hapsara YC4VOA, halalbilhalal tersebut merupakan kegiatan rutin pada setiap Hari Raya Idul Fitri.

"Saat lebaran khan tidak semua anggota ORARI ini bisa saling berjumpa secara langsung yang disebabkan berbagai hal. Nah, pada moment inilah menjadi kesempatan bagi setiap anggota dan keluarga besar ORARI Lokal Pringsewu untuk dapat berjumpa dan saling bermaaf-maafan secara langsung," katanya.

Lebih lanjut dikatakan Anton, sapaan akrabnya, ORARI Lokal Pringsewu pada tahun 2017 mempunyai sejumlah agenda organisasi.

Diantaranya yang sudah dilaksanakan beberapa waktu lalu yakni mengirimkan para calon anggota (CA) untuk mengikuti Ujian Negara Amatir Radio (UNAR) sebagai syarat mutlak sebelum bergabung menjadi anggota ORARI.

Kemudian melaksanakan kegiatan Dukungan Komunikasi (Dukom) pada saat Operasi Ramadniya 2017 menjelang dan sesudah Lebaran sesuai arahan dan Surat Edaran ORARI Pusat, dan sejumlah kegiatan lainnya, sebagai bagian dari fungsi organisasi yang bersifat sosial.

"Kemudian sesuai undangan dari pihak panitia, ORARI Lokal Pringsewu juga berencana memberangkatkan kontingen untuk mengikuti kegiatan Borobudur Central Java Amateur Radio Fair 2017  yang digelar di komplek Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah pada bulan Agustus mendatang.

Untuk itu, berbagai upaya persiapan sedang dilakukan, diantaranya dengan mendata dan mempersiapkan anggota yang akan mengikuti berbagai tangkai lomba maupun kegiatan lainnya, juga memohon dukungan dari pemerintah daerah.

"Pada event yang rencananya juga akan dihadiri oleh insan-insan amatir radio yang tidak hanya datang dari daerah-daerah di lndonesia, juga sejumlah anggota amatir radio dari negara-negara Asia-Pasifik, kita khan juga membawa bendera dan nama Kabupaten Pringsewu," tambahnya. (NA)

Inspektorat Tunggu Hasil Rekomendasi Tapem

06.07
Inspektorat
PRINGSEWU, KI - Paska rapat konsultasi dan mendengarkan keterangan dari para Ketua RT dan Kepala Lingkungan (Kaling) se Keluruhan Fajaresuk yang digelar di Kantor Camat Pringsewu, Kamis (13/07).

Ispektorat dan juga bagian bina tata pemerintahan (Tapem) Setdakab Pringsewu hingga kini keduanya masih menunggu adanya hasil kajian dari tim dan juga rekomendasi yang dihasilkan.

dr Endang Budiati selaku inspektur pada inpektorat kab. Pringsewu  saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya baru bisa bergerak manakala sudah menerima surat rekomendasi hasil kajian dari tim.

"Kalau kita disini sifatnya hanya akan melaksanakan apa yang menjadi rekomendasi dari Tapem," ucap Endang melalui short masage seraya meminta untuk mengkonfirmasi langsung Tapem.

Ditempat terpisah, Kabag Tapem Setdakab Pringsewu Hasan Basri saat dikonfirmasi melalu sambungan ponselnya mengaku, pihaknya sudah melaporkan hasil rapat konsultasi di kantor camat pringsewu kepada wakil bupati pringsewu.

"Untuk langkah dan tindaklanjutnya seperti apa, hal ini akan dibahas terlebih dahulu ditingkatan tim kabupaten dengan melibatkan asisten I bidang pemerintahan. Selain itu, kita juga akan memanggil lurah fajaresuk," terangnya.

Ditanya soal waktu dan kapan tim kabupaten akan membahas persoalan yang ada, Hasan Basri tidak bisa memastikan.

"Untuk kapan tim ini akan melakukan pembahasan, belum bisa dipastikan waktunya. Soalnya asisten I setdakab pringsewu tengah berada di bandung," imbuhnya.

Untuk diketahui, guna menindaklanjuti dan memastikan adanya kegaduhan dan polemik yang terjadi di Kelurahan Fajaresuk Kecamatan Pringsewu, yang berdampak pada mundurnya 17 Ketua RT dan 3 Kepala Lingkungan (Kaling).

Kamis (13/07), Kesatuan Bangsa, Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pringsewu mengumpulkan para perangkat kelurah fajaresuk (Ketua RT dan Kaling) dalam acara rapat konsultasi guna meminta keterangan dan penjelasan.

Hadir dalam kesempatan rapat konsultasi tersebut, Camat Pringsewu (Abu Husen), Kabag Tapem (Ahmad Basri), dan Kepala Kesbangpol (Hi. Ibnu Harjianto) selaku inisiator acara.

Dalam kesempatan tersebut, sejumlam perwakilan dari Kaling dan juga RT menyampaikan uneg-unegnya.

Budiyanto, Ketua RT 05 LK 1 saat dikonfirmasi menyatakan pihaknya  meminta Lurah Fajaresuk Bambang Sutrisno untuk dicopot dari jabatannya.

"Kami siap kembali bekerja dan menjabat sebagai perangkat kelurahan, dengan catatan lurah fajaresuk diganti," ucap Budiyanto, juru bicara mewakili para Ketua RT dan Kepala Lingkungan di Fajaresuk.

Budiyanto membeberkan, kalau pemberhentian terhadap para Kaling yakni Kaling III (Sukiyo), Kaling II (Sumarno) secara lisan dan ditambah Kaling I (Suwarto) tanpa didasari dengan alasan yang jelas

"Ini sempat kita tanyakan langsung kelurahnya, tapi jawabannya tidak mendasar serta terkesan arogan," ungkap Budiyanto.

Ditempat terpisah, Lurah Fajaresuk Bambang Sutrisno saat dikonfirmasi berkaitan dengan aksi protes yang dilakukan para Kaling dam juga Ketua RT menjelaskan, pemberhentian ketiga Kaling dengan alasan adanya aduan dari para warga.(NA)

BUPATI PRINGSEWU TERIMA PENGHARGAAN PASTIKA PARAHITA

04.25

PRINGSEWU, KI - Bupati Kabupaten Pringsewu Hi.Sujadi menerima apresiasi dan penghargaan Pastika Parahita dari pemerintah pusat.

Penghargaan tersebut diberikan pemerintah melalui Kementerian Kesehatan  kepada pemerintah daerah yang dinilai berhasil dalam upaya pengendalian konsumsi tembakau.

Diantaranya dengan memiliki Peraturan Daerah tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) atau peraturan sejenis lainnya. Sekaligus bertujuan agar pemerintah daerah dapat mengimplementasikan peraturan tersebut secara lebih optimal.

Selain Pringsewu, sejumlah kabupaten/kota yang juga mendapat penghargaan tersebut adalah Bengkulu Selatan, Belitung Timur, Lubuklinggau, Sangihe Talaud, Aceh Barat, dan  Nagan Raya. (NA)

Cetak kader baru Saka Wirakartika Pringsewu adakan Latgab

04.22

PRINGSEWU, KI - bertempat di obyek Wisata Talang Indah kelurahan Pajaresuk kec. Pringsewu kabupaten Pringsewu sebanyak 55 anggota pramuka dari Saka Wirakartika, Jum'at (14/07) mengikuti latihan gabungan (Latgab) yang diselenggarakan Kodim 0424/Tanggamus.

Komandan Komando Distrik Militer 0424/Tanggamus Letkol Inf Hista Soleh Harahap melalui Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Dandim 0424/Tanggamus Kapten Inf Yulian Abri menjelaskan, kalau kegiatan yang dilaksanakan merupakan program dari Mabes AD Bidang Teritorial Tentang Pembinaan Pramuka Saka Wirakartika.

Sementara itu, Komandan Komando Rayon 06-0424/Pringsewu Kapten Inf Redi Kurniawan menjelaskan, Latgab dilaksanakan dalam rangka menciptakan kader-kader baru.

"Adapun materi Latgab yang kita berikan yakni navigasi darat, pionering, mountering, krida bencana alama dan survival," terang Kapten Inf Redi yang juga sebagai Pamong Saka Wirakartika kepada kopiinstititute.com.

Menurut Kapten Inf Redi, rencananya kedepan akan dilakukan Latgab dengan materi yang lebih beragam.

"Kebetulan, salah satu anggota Saka Wirakartika asal Kabupaten Pringsewu ada yang akan mengikuti Raimuna pada bulan depan," imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, para peserta nampak begitu antusias mengikuti setiap simulasi yang diberikan. (NA)

Kesbangpol Pringsewu Minta Klarifikasi Lurah Fajaresuk.

05.48

PRINGSEWU - Guna menindaklanjuti serta memastikan adanya kegaduhan dan polemik yang terjadi di Kelurahan Fajaresuk Kecamatan Pringsewu Kabupaten Pringsewu, Kabupaten Pringsewu dengan munculnya aksi protes yang dilakukan tiga (3) kepala lingkungan (Kaling) dan 17 Ketua Rukun Tetangga (RT) pada Rabu (12/07).

Tadi pagi (13/07) sekitar pukul 09.00 WIB, Kesatuan Bangsa, Politik dan Masyarakat (Kesbangpol) dan Tata Pemerintahan (Tapem) Setdakab Pringsewu mengundang para perangkat kelurahan di fajaresuk (Kaling dan RT) guna dimintai klarifikasi dan keterangan.

Acara rapat konsultasi Kaling dan RT se Kelurahan Fajaresuk ini digelar di Kantor Camat Pringsewu.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Camat Pringsewu (Abu Husen), Kabag Tapem (Ahmad Basri), dan Kepala Kesbangpol (Hi. Ibnu Harjianto) selaku inisiator acara.

Dalam kesempatan tersebut, sejumlam perwakilan dari Kaling dan juga RT menyampaikan uneg-unegnya.

Budiyanto, Ketua RT 05 LK 1 saat dikonfirmasi menyatakan pihaknya  meminta Lurah Fajaresuk Bambang Sutrisno untuk dicopot dari jabatannya.

"Kami siap kembali bekerja dan menjabat sebagai perangkat kelurahan, dengan catatan lurah fajaresuk diganti," ucap Budiyanto, juru bicara mewakili para Ketua RT dan Kepala Lingkungan di Fajaresuk.

Budiyanto membeberkan, kalau pemberhentian terhadap para Kaling yakni Kaling III (Sukiyo), Kaling II (Sumarno) secara lisan dan ditambah Kaling I (Suwarto) tanpa didasari dengan alasan yang jelas

"Ini sempat kita tanyakan langsung ke lurahnya, tapi jawabannya tidak mendasar serta terkesan arogan," ungkap Budiyanto.

Ditempat terpisah, Lurah Fajaresuk Bambang Sutrisno saat dikonfirmasi berkaitan dengan aksi protes yang dilakukan para Kaling dam juga Ketua RT menjelaskan, pemberhentian ketiga Kaling dengan alasan adanya aduan dari para warga.

"Jadi, warga di lingkungan III menyampaikan laporan berikut tanda tangan dukungan untuk penggantian Kaling. Merespon itu, saya kemudian memberhentikam Kaling tersebut secara lisan," ucap Bambang.

Sementara lanjut Bambang, untuk pemberhentian terhadap Kaling I lantaran yang bersangkutan tidak bisa lagi diajak bekerjasama.

"Untuk Kaling I yakni Suwarto, akhirnya saya berhentikan," jelasnya.

Sementara itu, dari hasil rapat konsultasi Kaling dan RT se Kelurahan Fajaresuk dapat diinventarisir beberapa point yang disampaikan, dimana kebijakan lurah fajaresuk (Bambang Sutrisno) memberhentikan para Kaling dinilai arogan lantaran tidak ditempuh dengan cara prosedural (memanggil yang bersangkutan terlebih dahulu) atas adanya aduan dan tanda tangan 80 warga yang meminta Kaling III diganti.

Kenudian, para Kaling juga dinilai  kuranh mendukung apa yang jadi kebijakan lurah seperti soal biaya izin keramaian, biaya suarat kuasa perpanjangan pajak kendaraan bermotor dan biaya surat kuasa pengambilan uang di bank. (NA)

WARGA Protes Ketua Lingkungan diberhentikan Lurah.

05.14

PRINGSEWU, KI - Pemberhentian kepala lingkungan 1 Suwarto oleh Lurah Pajaresuk Pringsewu Bambang Sutrisno berbuntut panjang, puncaknya sebanyak 3 Ketua Lingkungan (kaling) dan 17 Rukun Tangga (RT) sepajaresuk ngluruk ke kantor kelurahan untuk mempertnyakan alasan lurah memberhentikan ketua lingkungan 1 (bayan).

Menurut salah satu sumber yang enggan disebut namanya mengatakan maksud kedatangan 20 aparat desa tersebut meminta kejelasan dari Lurah.

"Alasan kami datang karena solidaritas dan rasa kebersamaan kami sesama aparatur desa, karena alasan pemberhentian ketua lingkungan 1 tersebut tidak jelas dan sepihak, sehingga kami mendatangi kantor kelurahan untuk bertemu dan bertanya langsung dengan lurah kami," kata dia, Rabu (12/7).

Sebelumnya Kaling 3 diberhentikan hanya secara lisan dan yang terbaru tertanggal 10 Juli kemarin Kaling 1 diberhentikan dengan surat pemberhentian tanpa ada teguran terlebih dahulu dan alsannya pun tidak masuk akal hanya karena kaling 1 sudah tidak bisa diajak bekerja sama, ini menunjukan arogansi lurah yang semena-mena dan mediasi hari ini pun buntu sehingga kami memberikan 2 pilihan.

" yang pertama kami meminta agar lurah pajaresuk mencabut surat pemberhentian ketua lingkungan 1 dan 3, atau opsi kedua yaitu kami 3 kaling dan 17 RT ini diberhentikan semua, dan hasilnya lurah lebih memilih memberhentikan kami semua, kami 20 aparat desa diberhentikan secara massal dengan nomor surat 141/20/KPTS/IV.05/07/2017," terangnya

Saat ditemui di kediamannya, lurah pajaresuk Bambang membenarkan prmberhentian massal tersebut

" awalnya salah satu kaling tidak terima dirinya diberhentikan, sehingga kemudian dia menggalang dukungan dan medatangi kantor kelurahan, dan secara beramai-ramai meminta pengunduran diri, karena mereka meminta saya buatkan surat keputusan pemberhentian ketua LK dan Ketua RT," jelasnya singkat.(NA)

Pencuri HP dan Pengelap 2 Kamera SLR Sembunyi di Gereja

20.01

Ilustrasi
PRINGSEWU, KI - Polsek Pringsewu mengamankan seorang remaja berinisial TB (16) beralamat di kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus, setelah warga mencurigainya berada di area gereja Santo Yosef jalan kesehatan kecamatan Pringsewu dengan gelagat mencurigakan ternyata pelaku pencuri HP dan penggelap Kamera SLR milik warga Tanggamus.

"Saat kami amankan dan dilakukan pemeriksaan di Polsek Pringsewu, ternyata pelaku bingung hendak melarikan diri setelah mencuri HP Samsung milik warga kecamatan Sumberejo dan menggelapkan Kamera SLR milik warga kecamatan Gisting yang disewanya," Kata Kapolsek Pringsewu Kompol Andik Purnomo Sigit, SH. SIK. MM, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Alfis Suhaili, SIK. MSI.

Dijelaskan Kapolsek pada sekira jam 05.00 WIB, remaja tersebut membawa tas ransel berwarna hitam didapati oleh warga sedang duduk di depan gerbang makam lasarus dan oldofus atau makam biarawan dan biarawati kesusteran Xaverius Pringsewu. Karena merasa curiga dan takut dengan maraknya aksi teror di Indonesia maka warga memberi tahu kepada Polsek Pringsewu tentang keberadaan pria tersebut.

Atas laporan tersebut Kanit Intelkam, Kanit Shabara beserta satu anggota Polsek Pringsewu mendatangi TKP dan mengamankan laki-laki tersebut ke Polsek, mengakui bersama 3 temannya melakukan pencurian.

"TB tidak terlibat aksi teror hanya bersembunyi dilokasi karena awalnya menunggu temannya yang meninggalkannya diwilayah itu", jelas Kompol Andik Purnomo Sigit, Jumat (7/7)

Lebih lanjut menurut Kompol Andik Purnomo Sigit, dua Kamera SLR yang digelapkan TB (16) dan 3 temannya, AL, PA, adalah milik korban GA dan NV warga kecamatan Gisting Tanggamus yang disewa pada Selasa (4/7/17) kemudian pelaku berniat tidak akan mengembalikannya/digelapkan, lantas HP dicuri TB bersama PA dan CA dari warga kecamatan Sumberejo Tanggamus.

"Untuk modus penggelapan kamera, pelaku ini menyewa dan berniat menggelapkan kemudian dijualnya kepada orang lain, sementara untuk HP pelaku mencurinya dengan modus memasuki rumah yang diketuknya dan mengambil HP yang tergeletak di meja dalam rumah tanpa sepengetahuan korbannya," ujarnya.

Barang bukti yang berhasil disita dari TB, berupa Kamera SLR warna hitam beserta tas milik korban GA, HP Samsung Android warna putih, tas ransel berwarna hitam kombinasi kuning.

"Sementara Kamera SLR milik korban NO dibawa pelaku lainnya, saat ini 3 pelaku lainnya bernisial PA, AL dan CA masih kami lakukan pencarian," Pungkasnya.

Saat ini TB telah diserahkan ke Polres Tanggamus guna dilakukan penyidikan lebih lanjut. (NA)
 
Copyright © Bunk PeNa. Designed by OddThemes & VineThemes