NASIONAL

Featured Video

Games

daerah

Fashion

pendidikan

NASIONAL

Fun & Fashion

International

Latest Updates

Tampilkan postingan dengan label daerah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label daerah. Tampilkan semua postingan

Menuju Desa Agrowisata, Pameran Pembangunan Meriahkan HUT Ke-42 Sungai Langka.

01.35
Perayaan HUT Ke-42 Desa Sungai Langka, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran. Desa ini memiliki Visi Desa Agrowisata.
GEDONGTATAAN, (Kopiinstitute.com) – Perayaan HUT ke-42 Desa Sungai Langka dimeriahkan dengan serangkaian kegiatan yang diikuti sebanyak 13 stand terdiri dari Dusun dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa). Desa yang sedang mendorong terwujudnya Visi Desa Argowisata yang simpatik ini menggelar acara di Lapangan Bola Dusun Sungai Langka mulai 13 s.d 15 September 2017 didukung Universitas Lampung dan Indomart.

Pameran Pembangunan salah satu yang turut membuat meriah bersamaan dengan Pawai Budaya, Jalan Sehat dan juga tentu pada malam puncak. Kegiatan ini baru pertama dilaksanakan di Desa Sungai Langka, hadir Kepala Desa  se-kecamatan Gedong Tataan, Uspika Kecamatan Gedong Tataan, Muspida Kabupaten Pesawaran, dan Tokoh masyarakat setempat.

Masyarakat sedang menyaksikan rangkaian acara HUT Sungai Langka.
Ketua Panitia Kegiaan Junaidi, mengutarakan kegiatan ini diharapkan menjadi agenda tahunan guna mendorong terwujudnya Visi Desa Sungai Langka sebagai Desa Argowisata yang simpatik. ”Kami berharap ini menjadi pemantik agar visi desa Sungai Langka cepat terwujud,” Kata Junaidi

Panitia juga menyediakan  berbagai hadiah dan dorprise seperti Kontes Kabing Juara I akan mendapat Hadiah Uang Rp 300 ribu, Juara II hadiah uang Rp 150 ribu. Lomba Stand;  juara  I akan mendapatkan hadian Rp 500 + Piala+Piagam, Juara II akan mendapatkan hadian Rp 300 ribu+Piala+Piagam.

Sementara untuk hadiah Jalan Sehat,  juara I mendapat 2 ekor kambing betina, dorprise berupa sepada BMX, kipas angin, sterika, payung, tas, kaos, jam dinding, serta berbagai hadiah menarik lainnya.

Pantauan selama acara berlangsung, kesenian kuda lumping ikut ditampilkan sehingga acara semakin meriah dan masyarakat sangat antusias mengikutinya. dan meramaikan kegiatan. Stand-stand yang menampilkan aneka produk dusun-dusun di sungai Langka diminati pengunjung, begitu juga dengan jalan sehat ramai di ikuti oleh masyarakat dewasa dan anak-anak, kontes kambing yang menghadirkan juri dari Dinas Peternakan Pesawaran menyedot perhatian pengunjung.




Diduga Kongkalikong, Bibit Bawang Dinas Pertanian Pringsewu Busuk

18.43
Tanda Serah Terima Bibit Bawang dari CV.LIMA LIMA
PRINGSEWU, KI - Pendistribusian bantuan bibit bawang merah diempat Kecamatan diwilayah Kabupaten Pringsewu busuk. Akibatnya kelompok tani yang menerima bantuan tersebut mengeluh tersebar diempat kecamatan yakni Gading Rejo, Pringsewu, Pardasuka dan Pagelaran.

Kondisi bibit yang dikeluhkan berasal dari Dinas Pertanian, Tanaman pangan dan Holtikultura (DPTPH) Kabupaten Pringsewu dengan anggaran sekitar Rp 160juta. Hal ini memunculkan adanya dugaan kongkalikong antara rekanan penyedia bibit dengan oknum pegawai sehingga kualitas bibit mengecewakan. Selain itu juga seluruh agota kelopok tani mengeluhkan kondisi fisik bawang bantuan dari DPPTPH bibit tidak bisa ditanam.

Wardi (40) salah satu warga mengatakan bantuan bibit dalam kondisi busuk sudah terjadi beberapa kali sehingga ini bukan yang pertama. Disebutkan dia pada 2016 bibit yang diterimanya juga sama.

“Dari total disalurkan ke kelompok tani di Subur 3 pekon podomoro, dari Satu ton bawang merah hanya 70 persen yang layak ditanam, 30 persennya busuk semua,” ungkap Wardi

Bibit bawang yang disalurkan sudah diterima kelompok tani. Sebagiannya dalam keadaan busuk. Oleh sebab itu ia berharap, agar bibit yang tidak berkualitas dapat diganti dengan bibit yang lebih bagus supaya dapat dimanfaatkan oleh petani setempat.

“dari 20 persen yang busuk kami buang (ditimbun), yang kelihatan masih Bagus kami iris untuk di goreng, sayang dari pada dibuang, tapi, 80 persen masih Bagus kami jadikan bibit,” terangnya

Pengiriman bibit yang di salurkan oleh Dinas pertanian pun diketahui melalui pihak ketiga CV. Lima Lima. perusahaan juga disinyalir tidak mengirim pemberitahuan terlebih dahulu sebagai pihak pengirim bibit bawang merah.

"terkait pengiriman bibit bawang, kami jadi kebingungan, karena, Persiapan lahan yang ada belum kami olah sebagai lahan tanam," tegas petani ini, Rabu (6/9).

Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Ali hamidi membenarkan bibit bawang dalam kondisi busuk. Menurutnya saat ini sedang diupayakan agar bibit yang busuk segera diganti. "Saya sudah berkomunikasi dengan pihak rekanan agar segera menggantikan bibit bawang, ooh Maaf ya mas, suaranya putus - putus, saya lagi dijalan menuju arah Gadingrejo, nanti telpon lagi, Saat ditanyakan CV. Lima Lima, itu Rekanan dari bandar lampung mas,"tuturnya.

Asyik Nyabu Dirumah, AF Ditangkap Satnarkoba Polres Tanggamus.

00.59
AF seorang pemakai sabu-sabu diringkus Satuan Reserse Narkoba Polres Tanggamus. Polisi menangkap AF saat tengah menghisap sabu-sabu dirumahnya.
TANGGAMUS, KI - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tanggamus menangkap AF (41), pelaku penyalahgunaan Narkoba jenis sabu-sabu di Jalan Imam Bonjol Fajaresuk Timur Kecamatan Pringsewu Kabupaten Pringsewu.

Mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Alfis Suhaili, S.IK, M.Si. Kasat Resnarkoba Iptu Anton Saputra, SH. MH., mengatakan AF ditangkap dirumahnya hari Kamis (10/8/17).

"Pelaku ditangkap jam 19.00 WIB dirumahnya saat sedang mengkonsumsi Narkoba jenis sabu dengan barang bukti alat memakai sabu", kata Iptu Anton Saputra, Jumat (11/8/17) pagi.

Dari tangan AF yang berprofesi wiraswasta tersebut, diamankan barang bukti berupa plastik klip bekas pakai, korek api gas, 2 potongan pipet, 2 potongan selang kecil dan HP samsung warna hitam.

Lebih lanjut Iptu Anton menjelaskan pengkapan berawal dari informasi masyarat bahwa pemilik rumah di jalan imam bonjol nomor 108 Kelurahan Fajaresuk sering dijadikan tempat untuk pesta narkoba.

"berdasarkan informasi tersebut anggota Satresnarkoba melakukan penyelidikan dan menangkap AF dirumahnya saat sedang mengkonsumsi sabu," jelas Iptu Anton Saputra.

Saat ini pelaku dan barang bukti diamankan di Satresnarkoba Polres Tanggamus, "untuk memepertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat pasal 112 Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara", pungkasnya. (*NA)

Inspektorat Investigasi Pembangunan Drainase Pekon Sukaratu Pringsewu.

09.19


Inspektorat Kabupaten Pringsewu memantau pembangunan drainase di Pekon Sukaratu.
PRINGSEWU, -  Inspektorat Kabupaten Pringsewu melalui Irbanwil 2  Kecamatan Pagelaran memantau pembangunan Drainase di Dusun 5 Rt 01 Tirtasari pekon Suka Ratu kecamatan pagelaran senin (31/7).

Kegiatan memantau langsung tersebut untuk investigasi terkait adanya laporan dari masyarakat tentang penolakan pembangunan. Pasalnya masyarakat menilai tidak ada tranparasi rincian Dana Desa di Pekon itu.

Irban wil 2 Heriyadi indra yang didampingi BABIN Kamtibmas pekon sukaratu Dian Arianto mengatakan, masyarakat yang semula menolak pembangunan talut sepanjang 210 m tersebut saat ini sudah menerima, lantas pembangunan dimulai kembali.

"Saat ini Kondisi di Dusun V tirtosari sangat kondusif, warga sudah menerima pembangunan talut tersebut," ungkap Heri.

Namun, lanjut Heri meskipun warga dusun V tirtosari sudah menerima pembangunan tersebut pihaknya akan tetap melakukan investigasi lanjutan sesuai dengan apa yang dilaporkan masyarakat serta yang menjadi tuntutan warga terkait ketidak tranparan kepala pekon Sukaratu mengenai Alokasi Dana Desa (ADD).

"Sesuai dengan perintah untuk menindak lanjuti laporan warga, usai kami turun dilapangan kami akan memangil kepala pekon sukaratu yaitu bapak Azhari zn, untuk diminta keterangannya. Jika memang ada indikasi ketidak transparanan dari kepala pekon, akan dilakukan pembinaan terhadap kakon tersebut," tegas dia.

Sementara itu,  warga dusun tirtasari Tukiman menambahkan bahwa tuntutan warga kepada kepala Pekon sukaratu sangat  sederhana yaitu meminta keterbukaan terkait Dana Desa yang ada sukaratu.

" selama ini anggota BHP saja tidak tau untuk apa saja DD tersebut, apalagi kami yang hanya warga biasa." Terangnya
"harapan kami sebagai masyarakat adanya keterbukaan di dusun tirtosari khususnya dan dinpekon Sukaratu," punkasnya (NA

Pesawaran Launching Penyaluran Bantuan Sosial.

09.48
Launching Penyaluran Bantuan Sosial
PESAWARAN, KI - Dinas Sosial Kabupaten Pesawaran melaksanakan launching perdana penyaluran bantuan sosial (bansos) non tunai PKH tahap 1 tahun 2017 di Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung.

Sebanyak 1.381 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH mulai Kamis kemarin dapat mencairkan bantuan PKH tersebut. Launching terselenggara berkat kerja sama antara Dinas Sosial Pesawaran dengan Area Manager Bank Mandiri Bandar Lampung sebagai lembaga penyalur yang di tunjuk oleh Kementerian Sosial RI.

Pada kesempatan tersebut hadir Kepala Dinas Sosial Pesawaran Yulizar, Kanwil Bank Mandiri Sumatra II Aribowo, Area Manager Mandiri Bandar Lampung Jan Winston Tambunan, Kepala Cabang Mandiri se-Provinsi Lampung, serta perwakilan Koordinator PKH Kabupaten se-Lampung.

Kadis Sosial Pesawaran dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Bank Mandiri yang telah memberi kepercayaan kepada Kabupaten Pesawaran sebagai lokasi uji coba sekaligus launching perdana penyaluran bansos PKH se-Provinsi Lampung melalui Bank Mandiri.

Tentunya kegiatan penyaluran bantuan ini telah dinanti-nanti oleh 1.381 KPM di Kecamatan Tegineneng. Kami berharap segera menyusul penyaluran di kecamatan lain.

Data yang kami terima, pada tahap 1 ini akan disalurkan bantuan PKH sebesar Rp. 6.680.500.000 kepada 13.361 KPM se-Pesawaran. Tentunya kami berharap uji coba ini lancar dan dapat segera dimanfaatkan KPM, pungkas Yulizar.

Area Manager Bank Mandiri Bandar Lampung pada kesempatan tersebut menuturkan bahwa bantuan yang akan disalurkan pada tahap I sebesar  Rp. 500.000 per-KPM. Sebagaimana prosedur penyaluran non tunai PKH, KPM yang akan melakukan pengambilan bantuan akan melalui empat tahapan sebelum penarikan bantuan.

Pertama adalah pembukaan rekening bansos dengan melampirkan KTP, kemudian dilanjutkan penyerahan buku tabungan, pin dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dari petugas Bank Mandiri kepada masing-masing KPM, ketiga melakukan cek saldo bansos, serta penarikan bansos sesuai kebutuhan KPM, dan ke-empat penyerahan bukti transaksi/struk dari petugas Bank kepada KPM, pungkas Winston.

Korwil PKH Provinsi Lampung 2 Slamet Riyadi yang juga turut hadir dalam kesempatan tersebut mengaku optimistis bahwa penyaluran bansos PKH melalui Bank Mandiri pada sembilan Kabupaten se-Provinsi Lampung dengan jumlah 133.114 KPM pada tahap 1 tahun 2017 akan berjalan baik dan lancar.  

Berdasarkan pengamatan saya saat launching kemarin, beberapa kendala yang muncul diantaranya masih ada KPM yang tidak memiliki E-KTP, terdapat perbedaan identitas pada KK dan KTP, bahkan ada KPM yang meningal dunia. Namun ketentuan PKH telah mengatur prosedur perbaikan atas kendala tersebut, pungkas Slamet.

Respon Cepat Bripda Khusnul Khotimah, Polsek Way Jepara Berhasil Bekuk Pelaku Pembobol Rumah KI.

23.46
Tersangka saat digelandang ke Mapolsek Way Jepara, Wilayah Hukum Polres Lampung Timur.
LAMTIM, KI - Tim Tekab 308 Polsek Way Jepara berhasil membekuk AD (21) Warga desa Jepara Kec. Way Jepara tersangka pelaku pencurian dengan pemberatan berdasarkan laporan polisi tertanggal 13 Juli 2017.

AD dibekuk lantaran membobol rumah KI (35). Modus yang digunakan pelaku yaitu masuk kerumah korban dengan merusak jendela kamar korban.

Pelaku pun mengambil dompet yang berisikan surat berharga dan uang tunai sebesar 2.500.000 ( dua juta lima ratus ribu rupiah ).

Pasca kejadian, korban langsung melapor ke Polsek Way Jepara. Mendapat laporan lalu anggota reserse kriminal Polsek Way Jepara Bripda Khusnul Khotimah mendapatkan informasi tentang keberadaan pelaku.

"Tim Tekab 308 bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku di rumahnya tanpa ada pelawanan. Barang bukti 1 buku tabungan," terang Kapolres Lampung Timur AKBP Yudy Chandra Erlianto., S.IK., M.H., didampingi Kapolsek  Way Jepara AKP Sahril Paison, Minggu (23/7).(rls)

Pembangunan Paving Blok Pekon Wonodadi Pringsewu diduga Asal Jadi. Kepala Pekon Bungkam.

03.27
Pembangunan Paving Blok Pekon Wonodadi, Pringsewu bersumber dari Dana Desa tahun 2017.
PRINGSEWU, KI - Dana Desa yang digelontorkan Pemerintah pusat hampir 1 miyar per desa/pekon bertujuan untuk percepatan pembangunan perdesaan/pekon.

Namun demikian program ini cenderung dijadikan ajang manfaat oleh sebagian oknum desa/pekon.
Pembangunan jalan lingkungan pemasangan paving blok yang dilakukan Pemerintah Pekon Wonodadi Utara Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu tepatnya RT.07/RW.03 terdapat di tiga titik diduga di mark up dan pengurangan bahan material.

Pembanguan fisik pada program Dana Desa tahun 2017 baru saja dikerjakan ini terkesan asal jadi. Dari temuan wartawan media ini, Salah satu titik dari tiga titik Pekerjaan pembangunan fisik jalan Pemasangan paving blok sepanjang kurang lebih 100 meter sudah terlihat kerusakan pada list pengunci kanan kiri paving sudah sompel.

Kemudian bila terinjak kaki plesterannya langsung rusak. Hal ini kuat dugaan bahwa pengerjaannya tidak sesuai dengan teknis pengelolaan bahan material.

Salah satu warga pekon Wonodadi Utara menyesalkan pengerjaan paving blok yang yang menurut dia terkesan asal jadi.

"Inikan pekerjaan pekon yang di danai pemerintah pusat dengan program Dana Desa kenapa kwalitas pekerjaannya asal jadi,harusnya pekerjaan ini dengan kwalitas yang bagus karena masyarakan yang akan memperoleh manfaat "ucapan Wanto.

Pengerjaan pemasangan paving blok ini, lanjut Wanto secara kasat mata saja sudah terlihat asal jadi." jika paving blok ini dikerjakan sesuai dengan anggaran harapannya hasil dari pekerjaan ini masyarakat bisa menikmati dalam waktu yang lama," keluhnya

Namun sayang saat dikonfirmasi melalu sambungan Whatsapp, kepala pekon Wonodadi Utara Arif Fauzi tidak mau mengangkat telpon ataupun pesan singkat. Begitu juga saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon biasa.(NA)

Urban Style By Frontone, Bupati Pringsewu Resmikan Hotel Berbintang 3.

03.06
Bupati Pringsewu H.Sujadi meresmikan Hotel Urban Style by Frontone.
PRINGSEWU, KI - Hotel Urban Style by Frontone Pringsewu Lampung, sebuah hotel berbintang 3 di bawah pengelolaan Azana Hotel & Resort mengadakan Grand Opening.

Acara ini berlangsung di ballroom hotel di Jalan Ahmad Yani No.999 Pringsewu Utara, Kabupaten Pringsewu, Lampung, Selasa (18/7).

Bupati Pringsewu H.Sujadi meresmikan hotel pertama terbesar di luar kota Bandar Lampung yang mempunyai 7 lantai dengan kapasitas 62 kamar tersebut, diawali dengan pengguntingan kita di depan pintu masuk, serta penandatanganan prasasti.

Dalam kesempatan tersebut juga hadir Wakil Bupati Pringsewu DR.H.Fauzi, Ketua DRPD Pringsewu H.Ilyasa, jajaran muspida beserta pemerintah daerah, kalangan pengusaha dan perbankan, serta para tokoh masyarakat setempat.

Menurut CEO Azana Hotel & Resort Dikki Sumarsono, pihaknya saat ini telah mengelola sebanyak 35 hotel di seluruh lndonesia.

"Dengan hadirnya Hotel Urban Style by Frontone di Kota Pringsewu ini, tentunya akan menggenapi jumlah hotel yang kami kelola, dimana hingga akhir 2017 ini, kami targetkan berjumlah 50 hotel di seluruh lndonesia," ujar dia.

Dijelaskan Dikki, Hotel Urban Style by Frontone Pringsewu yang memiliki specific thema music, dilengkapi dengan fasilitas ballroom berkapasitas 800 orang, 4 meeting room, restoran, serta spot box sky lounge yang berada di lantai 7 dengan ketinggian 30 meter.

"Para tamu dapat menikmati keindahan pemandangan Pringsewu dan kami memilih Pringsewu karena kami menilai bahwa Pringsewu memang sangat membutuhkan hotel berbintang untuk melengkapi hotel-hotel yang telah ada di kota ini. Apalagi pertumbuhan dan potensi ekonomi Pringsewu sangat bagus. Kami berharap sekaligus optimis kami dapat meraih tingkat hunian di atas 70 %. Untuk diketahui bahwa 90 % tenaga pegawai yang dipekerjakan di hotel ini adalah warga setempat," urainya.

Bupati Pringsewu H.Sujadi dalam sambutannya mengaku bangga atas berdirinya Hotel Urban Style by Frontone di Pringsewu.

Dengan hadirnya hotel berbintang tersebut, diharapkan dapat menggerakkan serta menggeliatkan perekonomian Kabupaten Pengawai, serta mendongkrak kunjungan wisatawan untuk datang ke Negeri Bersahaja ini, karena ketersediaan fasilitas akomodasi yang representatif di Kabupaten Pringsewu.

"Dengan demikian tentunya akan dapat meningkatkan perekonomian warga Pringsewu, sehingga diharapkan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat," kata Bupati.(NA)
 
Copyright © Bunk PeNa. Designed by OddThemes & VineThemes