NASIONAL

Featured Video

Games

daerah

Fashion

pendidikan

NASIONAL

Fun & Fashion

International

Latest Updates

Ridho Ucapkan Terima Kasih Atas Dukungan Warga NU

08.00

M.Ridho Ficardo (kiri)
LAMPUNG TENGAH, KI – Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada dukungan warga nahdliyin atas pembangunan Provinsi Lampung. Atas nama pemerintah pusat, Ridho menyampaikan terima kasih dan berharap warga nahdliyin tetap mendukung pembangunan Lampung.
“Sebagai wakil pemerintah pusat di daerah, saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh keluarga besar Nahdlatul Ulama atas dukungan doa dan bantuan, sehingga pembangunan di Provinsi Lampung ini bisa berjalan dengan lancar,” kata Ridho Ficardo, pada pelantikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (NU) Kabupten Lampung Tengah masa khidmat 2017-2022 Pondok Pesantren Darussalamah, Bandar Agung, Lampung tengah, Senin (1/5/2017).
Pada kesempatan itu, Gubernur lampung menjelaskan bahwa lahirnya bangsa Indonesia atas keringat darah warga nahdiyin atau secara politik yang disebut kelompok hijau. “Artinya orsng tua bangsa ini adalah Nahdatul Ulama.
Untuk itu, Pemprov memiliki program untuk pondok pesantren dengan memberangkatkan 6.000 warga nahdiyin dan umroh gratis untuk ratusan kyai. Ini sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Provinsi Lampung atas dukungan NU terhadap pembangunan Lampung dan bangsa Indonesia pada umumnya,” kata Ridho.
Selain itu, kata Ridho, Pemprov Lampung menghibahkan beberapa hektare tanah untuk pusat kegiatan NU. “Semoga ke depan bisa bermanfaat untuk keluarga besar NU,” kata Ridho.
Pelantikan dihadiri Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siradj, Ketua PWNU Lampung KH Soleh Bajuri, dan para ulama NU dari berbagai kabupaten. Dalam tausiyahnya, KH Said Aqil Siradj mengajak segenap masyarakat, khususnya warga NU, untuk menghargai perbedaan. “Mengingat Indonesia terdiri dari agama dan suku bangsa,” kata KH Said Aqil Siradj.
Sedangkan Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada KH PBNU Said Aqil Siradj yang bersedia hadir untuk bersilaturahim dengan warga NU di Lampung.
“Semoga warga NU maju. Dengan begitu,  bangsa Indonesia bisa maju dalam bidang keagamaan,” kata Muhaimin.
Menurut Muhaimin, warga NU harus bangkit siap agresif lebih mandiri. “Kalau ekonomi NU maju, majulah ekonomi Indonesia. Generasi muda NU harus berani mengambil risiko dalam menegakkan Islam dengan sikap tangguh, berani, ikhlas, dan tanpa pamrih. Saya ucapkan selamat kepada para pengurus baru PCNU Lampung Tengah. Semoga bisa mengemban tugas dengan bijaksana,” kata Muhaimin. (Rls)

Tuntut Kesejahteraan, Buruh Minta Cabut Kebijakan Neoliberal Jokowi-JK.

03.02
Mayday 2017, Buruh Unjuk Rasa di Tugu Adipura.

BANDARLAMPUNG, KI – Pusat Perjuangan Rakyat Lampung (PPRL) menggelar aksi unjuk rasa menuntut kesejahteraan buruh. Aksi yang terdiri dari buruh, mahasiswa, serta masyarakat dalam rangka peringatan hari buruh internasional atau yang sering disebut (Mayday).

Koordinator Lapangan, Rendy Indriawan mengungkapkan 1 Mei merupakan momen yang tepat untuk menuntut kenaikan upah. Selain itu, buruh juga harus diperlakukan serta diberikan kondisi kerja yang manusiawi.

Buruh juga menuntut supaya diberikan jaminan kebebasan berserikat. "dibalik riuhnya peringatan may day, kebijakan anti demokrasi dan pelanggaran berorganisasi (Union Busting) masih sering ditemui di sudut-sudut pabrik," kata dia dalam orasinya di Tugu Adipura, senin (1/5).

Menurut Rendy, militansi buruh juga digembosi dengan diadopsinya sistem kerja kontrak, Outsourching demi kepentingan investasi asing.

"pemerintah yang di dukung IMF pada tahun 2003 mengadopsi sistem eksibelitas pasar tenaga kerja dengan kerja kontrak dan outsorching,"  ungkapnya.

Sementara, sepanjang orasinya, Rendy mengungkap kondisi buruh terus dihisap. Tak hanya itu, petani dan nelayan pun ditindas serta pendidikan semakin mahal.

Oleh sebab itu, untuk menjawab persoalan tersebut maka persatuan gerakan rakyat harus menciptakan kekuatan politik alternatif agar dapat merebut kembali kedaulatan rakyat.

"Rezim hari ini dan seluruh elit politik borjuasi yang ada, tidak ada yang mewakili kepentingan rakyat, melainkan semuanya masih menghamba pada sistem kapitasilme. Oleh karena itu, kami dari aliansi Pusat perjuangan Rakyat Lampung (PPRL) menyatakan sikap “Perkuat Persatuan Gerakan Rakyat, Lawan Ekonomi Politik Kapitalis, Wujudkan Kedaulatan Rakyat," tegasnya

Koordinator Umum, Yohanes Joko Purwanto mengatakan, diberlakukannya PP No. 78 Tahun 2015 tentang pengupahan bagian dari paket kebijakan ekonomi jilid IV yang dikeluarkan oleh rezim Jokowi-JK yang merupakan kebijakan neoliberal.

Sebab kebijakan tersebut semakin merenggut hak buruh mendapatkan upah yang layak. Hal itu karena kenaikan upah hanya dihitung berdasarkan angka inflasi dan pertumbuhan ekonomi yang dikeluarkan lembaga pemerintahan, seperti tahun ini saja kenaikannya hanya sebesar 8,25 %. 

Atas persoalan itu, Joko mengatakan Bahwa Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dakhiri tidak mengerti akan persoalan kaum buruh.

"Cabut PP No. 78 Tahun 2015 Tentang Pengupahan, Berikan Upah Layak Nasional dan Perlindungan Sosial Bagi Rakyat, Tolak Sistem Kerja Kontrak, Outsorching dan Union Busting serta Menolak Revisi UU No. 13 Tahun 2003 yang Mengebiri Hak-Hak Buruh," tuntut Joko.

Dalam aksi ini juga ada beberapa bentuk kegiatan berupa mimbar bebas, panggung rakyat, teatrikal dan musikalisasi puisi.

Aksi buruh ini diikuti oleh FSBKU-KSN, EW-LMND, KPR (FPBI, KPOP, SMI), FBTPI, FSBL, FMN, SP-Sebay, SPRI, LBH Bandar Lampung, KBH, PMKRI dan  BEM U Unila yang tergabung dalam aliansi Pusat Perjuangan Rakyat Lampung (PPRL).(Md)
 
Copyright © Bunk PeNa. Designed by OddThemes & VineThemes