NASIONAL

Featured Video

Games

daerah

Fashion

pendidikan

NASIONAL

Fun & Fashion

International

Latest Updates

Ruang Gerak Jurnalis Dibatasi

08.02

LAMTENG : Dinas Pendidikan (Disdik) Lampung Tengah sepertinya risih dengan kegiatan peliputan oleh kalangan urnalis di instansi tersebut.

Pihak Disdik saat ini memberlakukan adwal khusus bagi wartawan dan LSM yang ingin bertemu dengan Kadisdik telah dijadwalkan pada Rabu dan Jumat pukul 13.00-16.00. Kemudian jika ada urusan dinas dijadwalkan pada Senin-Sabtu pukul 07.00-16.00.

Menanggapi hal itu, Kadisdik Lamteng Sarjito menyatakan bahwa pihaknya tidak bermaksud menghalangi kinerja wartawan dan LSM dalam memperoleh informasi.

“ Tidak ada maksud membatasi dan menghalangi kebebasan pers. Kita jadwalkan supaya dalam bekerja tidak terganggu. Apalagi Senin dan Selasa, kita selalu rapat membahas program seminggu ke depan,” katanya, Selasa (29/3).

Selain itu, kata Sarjito, dirinya selaku Kadisdik banyak pekerjaan yang memang secepatnya harus segera diselesaikan. 


“Disdik ini tempat pelayanan publik. Ada yang mau legalisir ijazah, urus mutasi, dan lainnya. Itu harus saya tanda tangani. Satu hari bisa lima pulpen saya habiskan untuk tanda tangan. Kalau waktu saya tidak sibuk, saya selalu standby dan siap melayani kok,” ungkapnya.

Sementara Sekretaris Disdik Lamteng A. Helmi menyatakan bahwa jadwal itu dibuat agar tidak menggangu kinerja Kadisdik. “Bukannya menghalangi tugas pers memperoleh informasi. Kalau tahu jadwal itu, kan wartawan tidak perlu repot ke dinas. Supaya tidak menggangu kinerja saja,” katanya. (n)

Mou dengan Gapoktan, Bentuk Komitmen Pemprov

07.53

BANDARLAMPUNG : Pemerintah Provinsi Lampung melakukan penandatanganan kerjasama dengan Gapoktan serta Gapoktan dengan Toko Tani Indonesia (TTI) dalam rangka meningkatkan kesejahteraan petani dan menjaga pasokan beras dengan harga terjangkau, di Hotel Emersia, Rabu (30/03/2016).

Diinformasikan oleh Karo Humas dan Protokol Bayana, dalam sambutan Wakil Gubernur Bachtiar Basri menjelaskan bahwa Program Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat (PUPM) atau Toko Tani Indonesia (TTI) merupakan bentuk komitmen dan upaya pemerintah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan petani serta pengendalian terhadap inflasi akibat harga pangan. 

Sehingga melalui program ini terjadi keseimbangan harga yang saling menguntungkan, baik ditingkat produsen maupun konsumen.

Menurutnya, Program yang baru diluncurkan ini merupakan  program pemerintah pusat yang harus didukung oleh semua pihak, baik pihak pemerintah ditingkat Provinsi, Kabupaten/Kota maupun petani dan masyarakat.

"Setiap pihak harus mendukung dan menyukseskan program ini, karena program ini merupakan buah pemikiran pemerintah untuk kesejahteraan bersama", ujarnya.

Dalam laporan Kepala Badan Ketahanan Pangan Provinsi Lampung Kusnardi menjelaskan bahwa Provinsi Lampung mendapatkan bantuan untuk 20 Gapoktan dan 40 TTI yang tersebar di Kabupaten Lampung Tengah, Lampung Timur, Lampung Selatan, Tanggamus, Pesawaran dan Bandar Lampung.
Kusnardi menjelaskan selain bertujuan untuk menyerap harga pertanian dengan harga yang layak, program ini juga bertujuan untuk memudahkan akses masyarakat dalam mendapatkan hasil pertanian dengan harga yang terjangkau dan layak.

"Harga eceran tertinggi beras premium berkisar antara Rp. 7.500 sampai dengan Rp. 8.000,- dan bisa didapatkan di 40 Toko Tani yang tersebar di 6 Kabupaten/Kota mulai pertengahan April 2016", ujarnya.

Ditambahkan oleh Kabag Humas Heriyansyah dalam acara ini Wakil Gubernur Bachtiar Basri turut  menyematkan pin kepada perwakilan dan pendamping gapoktan serta perwakilan Toko Tani di Provinsi Lampung.

Acara ini turut dihadiri oleh Sekretaris Badan Ketahanan Pangan Kementan RI Mei Ruchjat, Ketua TP4K Joko Umar Said, Tim Pembina PUPM Provinsi Lampung, Tim Teknis Kabupaten/Kota PUPM, Ketua Gapoktan, Pemilih TTI, Pendamping Gapoktan dan TTI serta Pejabat Eselon II di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. (rilis)
 
Copyright © Bunk PeNa. Designed by OddThemes & VineThemes