NASIONAL

Featured Video

Games

daerah

Fashion

pendidikan

NASIONAL

Fun & Fashion

International

Latest Updates

Tampilkan postingan dengan label bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bisnis. Tampilkan semua postingan

Menggali Peluang Pasar Fine Robusta Lampung di Coffee Business Meeting

13.53
Coffee Bussiness Meeting.
BANDARLAMPUNG, KI - Kabar gembira bagi penikmat kopi. Kini varian Robusta grade specialty atau di kalangan penikmat kopi dikenal dengan Fine Robusta hadir menyuguhkan cita rasa istimewa yang tak kalah dengan jenis kopi lainnya. Istimewa lantaran memang berani memberikan rasa berbeda dari cita rasa Kopi Robusta yang selama ini dikenal : pahit, dan variasi rasa yang sedikit jika dibandingkan dengan Kopi Arabika. Makanya, tak heran, Kopi Robusta banyak digunakan sebagai blend dan dominan diserap di industri kopi kemasan/sashet.

Tanaman Kopi
Lampung yang notabene merupakan daerah penghasil kopi Robusta yang diperhitungkan di tanah air, dan andalan ekspor Kopi Robusta, kini serius dan komit menghadirkan grade kopi Robusta di atas premium, fine Robusta.

Sebenarnya, gairah meningkatkan kualitas cita rasa kopi Robusta di Lampung sudah mulai sejak dua tahun lalu. Berawal dari kegiatan kontes kopi yang rajin diikuti pegiat kopi Lampung hingga menciptakan kebutuhan pasar.

Meski volumenya tidak banyak, tetapi cukup memberikan gairah bagi pebisnis kopi khususnya di industri hilir (kafe, kedai kopi, roastery) untuk komit memproduksi fine robusta.

Sebagian dari pebisnis kopi yang rata-rata memiliki kafe ini membina langsung petani kopi di sejumlah daerah di Lampung, seperti Tanggamus, Sumber Jaya, Air Tebu, Ulubelu, Liwa, dan sebagainya. Dr Coffee misalnya, membina langsung petani di Sumber Jaya.

Buyer mereka  tersebar di berbagai daerah di Indonesia, diantaranya Jakarta, Tangerang, selain wilayah Sumatera dan Jawa. Biasanya mereka mendapatkan potensial buyer lewat pameran-pameran yang diikuti di berbagai daerah.

Didi Harry Librianto, pemilik De Lampung Coffee salah satunya yang mengaku kerap mendapatkan pembeli dari pameran-pameran yang diikuti.

Selama pameran, ia selalu menampilkan sekaligus menjual fine robusta, mendapatkan sambutan yang bagus dari pengunjung. Kendati banyak kendala dalam proses menghasilkan Fine Robusta, namun diakui Didy yang kerap menjuarai kontes meracik kopi ini, tiap tahun kebutuhannya selalu meningkat.

Menurut Q Grader Robusta terkemuka dari Lampung, Karjo Matajat, proses kopi Robusta menjadi Fine Robusta tidaklah mudah dan menantang untuk selalu diujicobakan.

Khususnya pada edukasi kepada petani tentang cara bertanam kopi yang baik. Mulai dari cara bertani yang penuh kecermatan, ketika panen, juga hanya dipetik biji kopi yang merah dan mulus, dan proses penyortiran yang lumayan detil. Hingga menghasilkan cita rasa Robusta yang nikmat, muncul karakter coklat, kacang-kacangan, dan tidak terlalu strong atau pahit. Cepat atau lambat, Fine Robusta, menurut Karjo Matajat memang akan memberikan tempat tersendiri di pasar niche penikmat kopi, khususnya di indusri hilir.

Coffee Business Meeting, jalan menuju kejayaan Kopi Robusta Lampung

Terbukti dalam event bisnis Coffee Business Meeting yang perdana diselenggarakan di Bandar Lampung-Liwa selama dua hari (2-3 Agustus) mendapatkan respon yang bagus dari potensial buyer.

Event yang didukung penuh oleh Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Lampung ini menghadirkan sebanyak 30 potensial buyer baik dari dalam Lampung maupun luar Lampung diantaranya dari Jakarta, Bogor, Tangerang Selatan, Surabaya, Malaysia dan Brunai Darussalam.

Motivasi buyer mengikuti event yang diinisiasasikan oleh MB Communication, Lampung Segalow, dan didukung oleh Asosiasi Ekspor Kopi Indoensia (AEKI) ini rata-rata penasaran dengan cita rasa Fine Robusta sekaligus mencoba peruntungan di bisnis ini. Bisnis kopi dan kafe memang sedang tren saat ini. Tentu, dengan hadirnya Fine Robusta meningkatkan nilai tambah bagi bisnis mereka. Pun, tak terkecuali petani kopi, meningkatkan daya jual mereka kepada pebisnis kopi.

Gubernur Lampung, M. Ridho Ficardo sangat mengapresiasi keterlibatan kedai-kedai kopi dan kafe dalam menyukseskan acara ini. Karena, sejatinya mereka adalah garda terdepan dalam mempromosikan Fine Robusta kepada sebanyak-banyaknya penikmat kopi.

Kalau tidak diperkenalkan dan ditawarkan, tentu konsumen tak akan tahu Fine Robusta yang nikmat, ujar Gubernur M.Ridho Ficardo. Selain itu, Gubernur juga mengingatkan, peran barista yang menjadi bagian sentral  promosi. Para barista juga harus diberikan edukasi bagaimana  menyeduh Fine Robusta. Ini penting diperhatikan, sebagai rangkaian upaya peningkatan kualitas kopi Robusta,papar M.Ridho Ficardo

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Lampung, Dessy Desmaniar Romas menegaskan komitment dalam mengangkat taraf kehidupan petani kopi Robusta. Minimal, melalui event ini dapat memutus mata rantai pasar.

Dalam artian, petani bisa melakukan kontak langsung dengan pembeli. Menurut Dessy, ini tak hanya meningkatkan posisi tawar petani, sekaligus kesempatan petani belajar mengetahui selera dan kebutuhan pembeli. Sehingga hukum pasar pun berlaku, produk yang berkualitas, pada akhirnya yang dicari dan dibutuhkan konsumen.
-------
Coffee Business Meeting tak sedar event bisnis, tetapi juga dikemas secara kreatif oleh creative branding organizer MB Communication dan Lampung Segalow sehingga berkesan rekreatif dan edukatif.

Di hari pertama (2 Agustus), diisi dengan Focus Group Discussion (FGD) yang mengambil tema : Membidik Peluang Bisnis Fine Robusta Omset Ratusan Juta.

Pembicata yang dihadirkan yaitu :
Q Grader Robusta, Karjo Matajat :Meningkatkan Kualitas Robusta Menjadi Fine Robusta, Tantangan dan Peluangnya.

Pranoto Soenarto (ahli kopi internasional) : Peta Kekuatan Fine Robusta dari Segi Cita Rasa.
Moelyono Soesilo (Eksportir, CEO Taman Delta Indonesia) : Membuka Peluang Pasar Fine Robusta di tingkat domestik dan ekspor.

Muhammad Aga (Barista Berprestasi, Pemilik Coffee Smith) : Peluang Fine Robusta di Industri Hilir Cafe. Tantangan Barista meracik kenikmatan Fine Robusta

Karena industri hilir erat kaitannya dengan visualisasi promosi, kami menyelipkan pula coaching fotografi yang dibimbing oleh fotografer produk komersial Ferry Ardianto. Bertema Memvisualisasikan kopi dan kafe yang menarik dan menjual, Ferry akan memberikan konsepsi dan tehnik memotret yang bagus kepada seluruh peserta.

Di hari kedua, bertempat di Wisma AEKI, Liwa, kegiatan peserta dipegang langsung oleh Dinas Perkebunan dan Peternakan  Provinsi Lampung. Mulai dari trekking perkebunan kopi kebun AEKI sambil mengedukasi peserta tentang kualitas kopi dan belajar fotografi yang humanis dengan obyek petani kopi. Kemudian berlanjut dengan sharing atau bertatap muka dengan petani, pebisnis kopi dan dinas.

Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Lampung juga menggelar kontes Uji Cita Rasa Kopi Robusta. Terkumpul sebanyak 54 sample yang dikirim dari petani seluruh kabupaten di Lampung. Dari keseluruhan sample tersebut dipilih 19 sample yang memenuhi kriteria kualitas kopi Robusta.

Nominasi 19 sample inilah yang akan di uji cita rasakan oleh Karjo Matajat dan Disbunak untuk dipilih 3 pemenang yang akan yang mendapatkan hadiah uang tunai jutaan rupiah dan plakat. Hasil dari uji cita rasa ini bisa ditransaksikan kepada peserta bagi yang berminat.

Acara ini tidak menargetkan transaksi bisnis, karena sifatnya Business To Business (B to B). Tetapi lebih kepada komitmen bisnis jangka panjang dari buyer kepada seller. Mengingat bisnis kopi cukup rentang terhadap pengaruh cuaca, gangguan hama dan sebagainya.

Namun begitu, petani kopi Robusta Lampung siap memberikan kualitas yang terbaik. Ke depannya, menurut Wherlian Ali, Kabid Perkebunan dan Peternakan Provinsi Lampung sekaligus bertindak sebagai ketua pelaksana CBM ini,  akan dibentuk koperasi yang menjadi wadah untuk menaungi petani kopi Robusta, mengedukasi petani, menjamin kualitas kopi, membeli kopi bagus dari petani dengan harga yang pantas serta memasarkan Fine Robusta kepada para buyer.

Kehadiran koperasi petani kopi Fine Robusta merupakan langkah solutif bagi kesejahteraan petani kopi Robusta Lampung dan menaikkan kualitas Robusta Lampung di pasar domestik dan internasional. Acara ini mendapatkan dukungan juga dari Coffindo, Sekopi, dan Ratu Luwak.(rilis).

GM Novotel Lampung Beri Pembekalan di SMKN 1 Metro

00.30
General Manajer Novotel Lampung Lalu Aswadi.
BANDARLAMPUNG, KI – Industri perhotelan merupakan salah satu mata rantai dalam jaringan industri pariwisata. Tak hanya itu saja, perhotelan juga didukung bidang usaha lainnya yang tentunya memiliki keterkaitan serta dapat menunjang bisnis tersebut seperti Agen Perjalanan, Restoran, Transportasi, maupun bidang bisnis lainnya.

General Manajer Novotel (GM Novotel) Lampung Lalu Aswadi mengatakan, karakteristik bidang-bidang usaha yang dimaksud bergerak dibidang Jasa dan Pelayanan dalam satu kesatuan dan tidak dapat dipisahkan dari produk yang dijual.

“Novotel Lampung sebagai Industri Perhotelan juga merupakan Jaringan Industri yang tentunya mendukung Pariwisata di Lampung,” kata GM Novotel Lalu Aswadi dihadapan siswa SMKN 1 Metro, Sabtu (15/7)

Novotel Lampung yang bertempat di Jln Gatot Subroto No 136 adalah salah satu Industri di Bandar Lampung yang bergerak di Bidang Jasa atau Pelayanan. 

GM Novotel memberikan pembekalan kepada para siswa dalam rangka mengedukasi serta memberikan pemahaman mengenai bisnis perhotelan beserta bidang usaha lainnya.

Diakhir pembekalan, Lalu Aswadi memperkenalkan Hotel Novotel Lampung beserta fasilitas super lengkah sesuai kebutuhan pelanggan, juga pelayanan yang terbaik kepada pelanggan.

“Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk rasa kepedulian kami kepada para pelajar dan berbagi pengetahuan mengenai Industri Pariwisata dan Novotel Lampung. Selain itu juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan,” terang Lalu Aswadi.(Wendri Wahyudi)

Square Restaurant Novotel Hadirkan Menu Baru. Tropical Pancake Sandwich dan pilih menu kesukaanmu.

04.05

BANDARLAMPUNG, KI - Square Restaurant Novotel Lampung memiliki menu baru yang dikemas dalam konsep tradisional dan internasional. Menu spesial yang tentunya berbeda dengan menu-menu sebelumnya dapat menjadi makanan spesial penggugah selera.

“Setiap bulan Novotel punya berbagai kreasi menu spesial untuk memenuhi kebutuhan pelanggan sehingga mampu memberikan kesan berbeda,” ujar Asistent Sales & Communication Manager Novotel Lampung, Ratu Iin Nopita Respa, Rabu (12/7).

Isl- NOVOTEL
Beberapa menu makanan tradisional yang dihadirkan, jelas Ratu, diantaranya ayam seribu pulau yaitu perpaduan daging ayam, buah dan saus mayones yang disajikan dengan tampilan berbeda.

Tak hanya itu, Square Restoran juga punya menu pilihan lainnya, ayam bacem goreng, bacem atau baceman. Untuk menu ini sajian panganan khas daerah jawa tengah. Daging ayam yang dibacem dengan racikan bumbu – bumbu tradisional kemudian digoreng dan disajikan dengan nasi putih.

Ada pula empal balado, ini salah satu sajian makanan tradisional yang tidak asing lagi, menu ini disajikan bagi para konsumen setia yang suka pedas.

Khusus menu western terbaru ialah tropical pancake sandwich, pancake, dalam bahasa belanda pannenkoek yang berbentuk kue dadar dibuat dari terigu, telur, gula dan susu. 

"Penyajiannya dilengkapi dengan toping buah klengkeng atau longan," ucap dia

Selanjutnya lapisan, yaitu buah nanas dan cheese cream, curly ribon pasta with fishstik salmon, pasta fusili yang dilengkapi dengan daging salmon.

Menu-menu spesial tersebut cukup dibanderol mulai dari Rp65 ribu net per porsi untuk ayam seribu pulau, Rp70 ribu- net per porsi untuk tropical pancake sandwich Rp95 ribu- net per porsi untuk curly ribon pasta with fishstik salmon Rp100 ribu- net per porsi. Sedangkan untuk ayam bacem goreng dan empal balado Rp120 ribu- net per porsi.

“Harga tersebut sudah termasuk pajak dan service. Tidak hanya makanan, namun Novotel Lampung menyajikan promosi minuman untuk Juli ini yaitu honey mojito dan rainbow coctail. Minuman promo ini seharga Rp50 ribu- net untuk honey mojito dan Rp100 ribu- net untuk rainbow coctail," tutur Ratu

Menu makanan dan minuman promo yang diolah secara istimewa oleh Executive Chef Novotel Lampung, Rahmat Mulyana setiap bulannya, dapat dinikmati untuk santap siang maupun malam hari.

Selain rasanya yang lezat, terang Ratu, juga dapat menggugah selera bagi para pecinta kuliner. Promo ini ditawarkan untuk tamu hotel yang stay maupun tamu luar yang ingin sekedar mencicipi menu promo bulan ini.

Kelezatan makanan dan sensai segar dari minuman tersebut akan lebih terasa apabila Anda menikmatinya bersama dengan orang-orang terdekat, keluarga, pasangan, dan juga rekan bisnis.

“Untuk reservasi dan informasi lebih lanjut, konsumen dapat menghubungi (0721) 477 999, (0721) 477 999, atau bisa langsung datang ke Novotel Lampung. Tim Novotel Lampung yang ramah dan cepat tanggap akan selalu siap membantu,” tutupnya.(rls)

Terinspirasi Saat di Jepang, Mahasiswa UBL Rintis Radio Daigaku

08.05

(kiri) Mahasiswa Arsitektur UBL, Jamaludin.

BANDARLAMPUNG, KI – Mahasiswa Universitas Bandar Lampung (UBL) tidak selalu identik dengan gaya hedonis atau bukan pula hanya bisa demonstrasi baik yang mengerti apa yang didemo maupun yang hanya ikut-ikutan demo dengan kata lain hanya memperpanjang barisan massa saja. 

Namun khusus mahasiswa program studi arsitektur ini memiliki kegiatan positif yakni kreatifitas dalam bidang komunikasi dan penyiaran.

Jamaludin, begitu nama lengkapnya. Ia terpilih berangkat ke Jepang dalam pertukaran pelajar belum lama ini karena prestasinya. Jamal menceritakan, saat berada di Jepang bertemu dengan Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) yang sudah memiliki channel Radio.

"sewaktu saya di Jepang bertemu dengan Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) nah mereka ternyata punya radio sendiri. Kemudian saya sharing dan berdiskusi mengenai radio mereka lalu setelah kembali ke Indonesia saya mulai merintis radio streaming yang saya beri nama Radio Daigaku FM," ujar Jamaludin saat berkunjung ke kopiinstitue.com, sabtu (20/5)

Nama Daigaku sendiri berasal dari bahasa Jepang yang artinya kampus. Oleh karena itu radio milik Jamal diberi nama Daigaku.

Ide tersebut juga diakuinya berawal dari hobinya dalam seni komunikasi massa sehingga menuntunnya menemukan perangkat yang dapat menyalurkan hobi dalam sebuah aplikasi Sam Broadcaster.

"senang bisa berbagi informasi, cerita, sharing secara santai. Melalui aplikasi ini paling tidak bisa bermanfaat bagi semua," terang dia

Jamal menambahkan dirinya menggunakan aplikasi SAM BROADCASTER untuk streaming (radio online kemudian melalui aplikasi itu ia menyalurkan suara ke para pendengar (publik) melalui laptop.

“ini lebih memudahkan untuk para pendengar karena para pendengar dan bisa langsung mengakses melalui situs website Daigaku.Caster.Fm. setelah itu, langsung dapat mendengarkan streaming radio yang sedang disiarankan langsung," tutur Jamal.

Untuk para pendengar, lanjutnya, dengan mengakses siaran langsung Daigaku.Fm maka berbagai macam acara menarik dapat didengar tentu informasi terupdate, cerita menarik, sharing secara asik, dan musik favorit hits Indonesia dan mana negara.(Md)

1000 Gelas Ratoa Coffee Meriahkan Munas oi

03.26
Dicky Anggara dan Paman di Lapangan Korpri
KOPIINSTITUE.COM - Kopi Lampung kualitas ekspor Ratoa Coffee ambil bagian dalam semarak Musyawarah Nasional (Munas) Ormas OI dengan berbagi seribu gelas kopi gratis.

Berbagi kopi bukan hal baru bagi Ratoa karena berbagi merupakan cara dan budaya Indonesia seperti halnya sopan yang menjadi ciri khas Ormas Orang Indonesia (OI).

"Ratoa Coffee adalah produk unggulan Provinsi Lampung, berbagi 1000 gelas kopi di acara munas OI dan konser iwan fals merupakan cara kami Ratoa yang juga Orang Indonesia, berbagi dan sopan itu ciri kita," ujar Dicky Anggara di Lapangan Korpri, sabtu (22/4)

Menurut Dicky, masyarakat serta pecinta kopi belum bisa dikatakan pecinta kopi jika belum merasakan nikmatnya kopi Ratoa sebagai kopi asli Lampung Barat.

"segera datang kesini dan nikmati Ratoa Coffee, kopi Lampung Kualitas Ekspor asli," kata Fotografer ternama itu.(WEN)

Di Masa Depan Bayar Tol Bisa dari Rekening Ponsel

18.46

Jakarta - Pemerintah menargetkan penetrasi penggunaan uang elektronik di gerbang tol di Indonesia tahun ini mencapai 100%. Artinya tidak akan ada lagi pembayaran yang dilakukan dengan cash atau tunai.

Namun demikian, salah satu hambatan yang membuat masyarakat enggan melakukan transaksi non tunai di tol adalah sulitnya melakukan isi ulang atau top up pada uang elektronik atau kartu e-money nya. Lantas, apa yang bisa dilakukan pemerintah sebagai solusi dari masalah tersebut?

"Saat ini yang bisa memenuhi standar kecepatan untuk tap kontak adalah chip based (kartu). Kalau nanti server based kita bisa memenuhi, dia harus bisa selesai di bawah dua detik. Tapi saat ini kami melihat masih chip based yang bisa menjawab," kata Direktur Departemen Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran Bank Indonesia, Pungky P. Wibowo saat dijumpai di Bank Indonesia, Jakarta, Senin (13/3/2017).

Perlu diketahui, berdasarkan medianya, uang elektronik terbagi menjadi dua yaitu chip based dan server based. Jika Chip-based, nilai uang disimpan dalam media chip dan transaksinya dilakukan secara offline seperti uang elektronik yang ada saat ini, yakni Brizzi (Bank BRI), Flazz untuk BCA dan Mandiri e-Money untuk Bank Mandiri. Sedangkan pada uang elektronik server based, nilai uang disimpan dalam server dan transaksi dilakukan secara online. Bank yang menggunakan sistem server based seperti CIMB Niaga (Rekening Ponsel) dan Permata Bank (BBM Money).

Namun demikian, ia tak menutup kemungkinan apakah hal tersebut nantinya akan bisa diterapkan, tergantung kepada kesiapan dari industri terkait.

"Apakah ke depan bisa server based? Kita lihat nanti ke depan. Tergantung sama industri. Standarnya kan kita harus kurang dari dua detik," tutur Pungky.

Saat ini kata dia, BI bersama dengan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dan Perbankan tengah mencari cara bagaimana agar pengisian ulang uang elektroniknya dapat lebih mudah dilakukan. Salah satu opsi yang kemungkinan akan dilaksanakan adalah mengadakan fasilitas top up di setiap rest area yang ada pada setiap ruas tol.

"Kadang-kadang kan orang malas karena masalah top up nya susah kan ya. Itu yang kita sedang kerjasama dengan BPJT dan perbankan, untuk setiap rest area itu ada fasilitas top up. Apakah nanti fasilitas top up itu ada di gardu-gardu atau yang lain? Itu yang sedang kita godok sampai tadi pagi. Sehingga memudahkan. Makanya sekarang ini dibuka semua bisa tunai, 
detikFinance

, 08:15 WIB
 
Copyright © Bunk PeNa. Designed by OddThemes & VineThemes