NASIONAL

Featured Video

Games

daerah

Fashion

pendidikan

NASIONAL

Fun & Fashion

International

Latest Updates

Arist Merdeka Sirait: Lawan Radikalisme

03.54
Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait dalam Seminar Nasional dengan tema "Menangkal Faham Radikalisme, Kebencian dan Persekusi Terhadap Anak Indonesia, Bali (1/7/2017).
Nasional, KI - Masifnya aksi-aksi terorisme hari ini akibat tumbuh dan berkembangnya paham Radikalisme yaitu faham yang mengajarkan suatu ajaran dengan pola kekerasan.

Hal itu yang disoroti Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait. Menurutnya bangsa Indonesia saat ini sedang mengalami tantangan untuk menangkal paham tersebut.

Ironisnya paham Radikalisme itu sedang diajarkan kepada anak-anak melalui orangtua masing-masing oleh kelompok tertentu yang menganut faham ajaran kekerasan.

"saat ini sedang terjadi penanaman faham Radikalisme, Kebencian dan Persekusi. Ini dilakukan lewat buku-buku bacaan, kemudian ajakan untuk melakukan tindakan serta ujaran kebencian  misalnya anak-anak diajarkan oleh orangtua untuk tidak bersahabat dengan orang-orang yang tidak satu pemahaman dengannya, tidak satu iman dan seterusnya," ujar Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait kepada kopiinstitue.com, sabtu (1/7).

Arist mencontohkan, ajaran-ajaran tersebut tidak seharusnya diajarkan kepada anak-anak untuk memusuhi oranglain sehingga orang-orang yang tidak satu pemahaman dianggap kafir.

"anak-anak kan tidak tahu apa yang sedang diajarkan pada mereka. Ini sangat disayangkan karena anak itu masanya bermain, hak-haknya yang menyenangkan dipenuhi bukan doktrin-doktrin seperti itu," tutur Arist.

Upaya menangkal faham Radikalisme tersebut didiskusikan dalam Seminar Nasional yang diselenggarakan di Bali pada sabtu (1/7/2017) dengan tema "Menangkal Faham Radikalisme, Kebencian dan Persekusi Terhadap Anak Indonesia". 

Arist pun menanggapi aksi terorisme belakang yang terjadi seperti aksi bom bunuh diri dan penyerangan terhadap polisi karena negara dianggap menghalangi tujuan kelompok radikal tersebut.

"kelompok radikal kerap menyerang polisi karena dianggap yang menghalangi Visi Misi mereka jadi Polisi-TNI bagi mereka institusi nyata yang menghambat tujuannya maka itu mereka memusuhinya," kata Arist Merdeka Sirait.(wen)

Pelayanan Maksimal, Bus Trans Lampung Atasi Lonjakan Arus Balik.

03.07
Pemudik saat memasuki Bus Trans Lampung.
LAMSEL, KI - Lonjakan penumpang yang terjadi di Pelabuhan Bakauheni dapat diatasi dengan bantuan Bus Trans Lampung, sejak H-7 sebanyak 30 Unit sudah berada Dermaga IV sehingga penumpang lanjut usia, ibu hamil dan anak-anak bisa aman.

Langkah antisipasi ini dilakukan karena melihat potensi Lonjakan cukup besar karena libur panjag, berbeda dari tahun sebelumnya. Dalam melayani pemudik, sejak dua tahun lalu sudah direalisasikan.

Hal itu sesuai arahan Gubernur Lampung M.Ridho Ficardo untuk menciptakan Transportasi massal aman dan nyaman.

Direktur Utama BUMD PT. Lampung Jasa Utama Andi Jauhari Yusuf meninjau langsung ke Pelabuhan Bakauheni malam bersama Jajaran didampingi Dinas Perhubungan Provinsi Lampung. 

Ia mengatakan, Bus dikerahkan dalam rangka pelayanan kepada masyarakat sehingga mempermudah mendapatkan angkutan aman, nyaman saat mudik dan balik lebaran.

"diprediksi lonjakan terjadi pada sabtu dan minggu karena itu di Dermaga V, VI, VII stanby Bus untuk membawa penumpang ketika antrean panjang sebelum memasuki kapal sehingga pemudik tidak berdesak-desakan. Dan Bus dioperasikan dari pukul 02.00 wib dini hari hingga pukul 06.00 wib dari Terminal Utama Bus di Bakauheni," ujar Andi Jauhari Yusuf, sabtu (1/7).

Sementara, Husni Thamrin Direktur PT.Trans Lampung Utama mengubgkapkan arus mudik dan balik tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya karenakan libur panjang sehingga lonjakan terjadi merata pada H-3 sampai H+2.

"Prinsipnya Bus Trans Lampung Kami siapkan sejak H-7 dan H+7 tidak hanya membantu lonjakan yang terjadi di Pelabuhan Bakauhueni namun kami pun mengantisipasi lonjakan di Bandara Radin Intan II," kata dia.

Pada hari normal, terangnya, sebanyak 7 Bus dioperasikan menuju Bandara hingga penerbangan terakhir yaitu pukul 03.00 wib dini hari. Namun sebagai antisipasi lonjakan pihaknya mengoperasikan 10 Bus yang telah dikoordinasikan dengan Dinas Perhubungan Lampung.(rls)
 
Copyright © Bunk PeNa. Designed by OddThemes & VineThemes