NASIONAL

Featured Video

Games

daerah

Fashion

pendidikan

NASIONAL

Fun & Fashion

International

Latest Updates

Bachtiar Basri : Peserta Magang Bukanlah TKI

05.56
Wagub lampung Bachtiar Basri saat terima audensi Direktur IM Jakarta Mr.Komiya dan rombongan Ozawa, di Ruang Kerja Wakil Gubernur Lampung, Rabu, (01/02/2017). (Foto : Humas)
Bandar Lampung : Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri, menyambut baik dibukanya kembali Moratorium Magang bagi Tenaga Kerja dari Lampung yang akan menempa diri di luar negeri.

Diinformasikan oleh Karo Humas dan Protokol Bayana disampaikannya ketika menerima audiensi Direktur International Manpower Assosiation Japan Mr.Yanagizawa,  Direktur IM Jakarta Mr.Komiya dan rombongan Ozawa, di Ruang Kerja Wakil Gubernur Lampung, Rabu, (01/02/2017).

Dalam kesempatan tersebut turut hadir mendampingi Kaban.Balitbangnovda Mulyadi Irsan, Kadis Nakertrans Sumiyati Somad, Sekretaris Kesbangpol Linmas Provinsi Lampung dan Kasubdit Pemagangan Luar Negeri Kementerian Tenaga Kerja & Transmigrasi Nita.

Audiensi dihadiri pula  Ikatan Pengusaha Konstruksi Indonesia (IKAPEKSI) Yatman, Budi Nugroho, Agus Budiono, Agus Sutiono.

Terkait dengan kebijakan tersebut, Wagub meminta satuan kerja terkait untuk menyiapkan proses rekrutmen yang baik.

"Antisipasi berbagai hal yang tidak baik. Seperti tenaga magang pulang ke Indonesia belum waktunya. Oleh karenanya harus selektif. Pemerintah Provinsi Lampung akan membantu biaya pelatihan kursus bahasa Jepang. Jika memungkinkan termasuk membantu transportasi keberangkatan para peserta magang nantinya, "ujar Wagub.

Peserta Magang bukanlah TKI, lanjut Wagub, namun merupakan aset bangsa Indonesia yang belajar di Negeri Sakura. Akan ada perubahan sikap, etos kerja, budaya kerja yang penuh disiplin serta tanggung jawab dalam peningkatan produktifitas. Sehingga Lampung akan Maju dan Sejahtera, lebih berkembang dikarenakan memiliki SDM yang berkualitas.

" Kita ketahui Jepang adalah negara yang memiliki masyarakat yang kreatif dan produktif. Atas nama masyarakat Lampung saya berterimakasih kepada Pemerintah Jepang. Semoga dari peserta magang ini akan ada pioner-pioner baru yang berkualitas," kata dia.

Ditambahkan Kabag Humas Heriyansyah bahwa Direktur IM Assosiation Jepang Mr.Yanagizawa, dihadapan Wagub Lampung menyampaikan kehadiran rombongan dari jepang untuk mengetahui secara langsung kondisi para peserta yang pernah magang di Jepang yang berasal dari Lampung, apakah sudah sukses atau belum.

"Kami ingin memastikan bahwa ada perubahan budaya dan disiplin kerja bagi tenaga kerja dari Lampung. Sehingga kedepan akan memberikan contoh kepada masyarakat yang lainnya dan lampung akan lebih maju dan berkembang," kata Yanagizawa. (rls)

Pemprov Lampung Berjuang di 2017 Teralisasi Embarkasi Penuh

05.52
rapat pembahasan Penetapan OTD. (Humas Pemprov Lampung)
Bandar Lampung : Pemerintah Provinsi Lampung mengundang perwakilan seluruh Kabupaten Kota guna membahas Penetapan OTD (Ongkos Transit Daerah) sebagai bentuk persiapan Pemerintah Provinsi Lampung dalam menyelenggarakan ibadah haji Provinsi Lampung tahun 2017, di Gedung Pusiban Kantor Gubernur Lampung, Rabu (1/2).

Diinformasikan Karo Humas dan Protokol Bayana, dalam Rapat tersebut Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Heri Suliyanto mengatakan, anggaran OTD digunakan untuk meminimalisir jika nantinya Provinsi Lampung belum bisa mewujudkan Embarkasi penuh pada keberangkatan haji tahun 2017.

"Kami dari seluruh SKPD terkait berjuang agar tahun 2017 ini bisa terealisasi Embarkasi penuh. Sehingga OTD ini bisa kita gunakan untuk kegiatan yang lain.  Namun untuk mengantisipasinya kita perlu membahas OTD untuk 2017 pada rapat kali ini," ujarnya.

Lebih lanjut diuraikannya, Anggaran OTD untuk seluruh 15 Kabupaten Kota se- Provinsi Lampung dengan jumlah jamaah sementara 6367 orang diperkirakan sebesar Rp.24.968.434.500,-
Lebih Lanjut Heri  mengatakan akan berkoordinasi lebih lanjut dengan  Kementerian Agama tahun 2017 untuk mengetahui hasil final jumlah Kuota Provinsi Lampung.

"Kemungkinan kita akan mendapatkan tambahan kuota. Namun pastinya berapa kita belum tahu. Semoga lebih dari 300, agar antrian yang ada di Lampung bisa segera teratasi,"harapnya.
Luqmanul Hakim sebagai Perwakilan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung mengatakan seluruh Pemerintah Kabupaten Kota segera berkoordinir kepada Kanwil Agama terkait jumlah kuota jamaah pada masing-masing daerah.

"Mudah-mudahan dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama estimasi terkait kuota haji per Kabupaten Kota bisa keluar dan ditetapkan hasil jumlahnya agar bisa langsung di koordinasikan kepada Kamenterian Agama, "ujarnya.

Diinformasikan oleh Kepala Bagian Humas Heriyansyah dalam rapat tersebut dilaksanakan penandatanganan berita acara yang ditandatangani oleh seluruh peserta rapat mengenai kesepakatan OTD.(rls)
 
Copyright © Bunk PeNa. Designed by OddThemes & VineThemes