NASIONAL

Featured Video

Games

daerah

Fashion

pendidikan

NASIONAL

Fun & Fashion

International

Latest Updates

Mencurigakan, Pengadaan Bandwith Diskominfo Diduga Dimarkup

21.38

BANDARLAMPUNG : Anggaran pengadaan barang dan jasa untuk pengadaan belanja langganan bandwith portal Lampung (20Mbps) tahun anggaran 2015-2016 di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Lampung patut dicurigai.
Ini mengingat Diskominfo Lampung menganggarkan dana senilai Rp 540 juta untuk biaya langganan internet. Jika mengacu harga tertinggi yang dimiliki jasa penyedia Telkom Indonesia untuk kapasitas (20Mbps) yang hanya Rp 13.260.216 perbulan, nilai pagu yang dibuat Diskominfo Lampung terlalu tinggi.
Rinciannya, Rp540 juta setelah dikurangi pajak 11% adalah Rp 480,600,000. Setelah dibagi 12 bulan adalah Rp 40.050.000, Sehingga ada kelebihan anggaran sebesar Rp 26.789.784.
Sementara di 2016, Diskominfo Lampung menganggarkan dua kegiatan belanja untuk berlangganan internet. Anggaran tersebut naik dari tahun lalu menjadi Rp 684.000.000. Diskominfo juga menganggarkan untuk  pengadaan fiber optik senilai Rp240.000.000.
Dimintai tanggapannya, Direktur Indonesian Social Control (ISC), Sofwan rolie mengatakan sebaiknya penegak hukum menyelidiknya.

“ Bukan soal besar kecilnya anggaran, tetapi ada dugaan markup dalam anggaran itu. Jika dibiarkan, maka pejabat yang bersangkutan bisa leluasa di kemudian hari kembali melakukan markrup,” kata Sofwan, Kamis (31/3).

Wagub Lampung Akan Tinjau Sungai Wayseputih

08.34

BANDARLAMPUNG : Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri direncanakan mengunjungi Daerah Aliran Sungai Way Seputih dalam rangka pengembangan potensi kawasan wisata DAS. Selain itu dipersiapkan pula berbagai inventarisir potensi program/kegiatan untuk pengembangan secara terpadu pada tahun 2016 dan 2017.

Potensi-Potensi yang akan dikunjungi oleh Wakil Gubernur  tersebut meliputi Pengembangan Pelabuhan Cabang – Lampung Tengah, Peningkatan Saluran Irigasi, Normalisasi Sungai Way Seputih,  Lahan Cetak Sawah Baru Dente Teladas- Tulang Bawang dan Lokasi Budidaya Keramba Apung Ikan Air Tawar.

Hal tersebut dijelaskan Karo Humas dan Protokol Bayana dibahas pada Rapat Persiapan yang dipimpin oleh Asisten Bidang Ekonomi Adeham, Rabu (30/3) di Ruang Kerja Asisten Bidang Ekbang Kantor Gubernur Lampung. 

Rapat dihadiri Kadis Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura, Kadis Permukiman dan Pengairan, Kepala Biro Perekonomian, Balai Besar PSDA, BAPPEDA dan satuan kerja terkait lainnya.
Lebih lanjut disampaikan, Rapat merupakan tindak lanjut dari hasil pembahasan oleh Wakil Gubernur Lampung dalam rangka program pengembangan potensi kawasan daerah aliran sungai (DAS) Way Seputih. 

“Way Seputih terdapat potensi-potensi yang dapat dikembangkan sebagai daerah pusat pertumbuhan dengan mengintegrasikan potensi ekonomi yang perlu didukung oleh fasilitas-fasilitas infrastruktur. Seperti sarana irigasi dan transportasi termasuk jalan dan jembatan, pelabuhan / dermaga serta aktivitas ekonomi,” ungkap Asisten Bidang Ekbang.

Upaya tersebut dalam rangka meningkatkan nilai tambah produk-produk yaitu kegiatan pengolahan dan Peningkatan Akses Pasar. Pengembangan kawasan (DAS) Way Seputih juga sangat mendukung pengembangan pariwisata di Provinsi Lampung, yang akan terintegrasi dengan Taman Wisata Way Kambas.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan  Holtikultura menjelaskan, di Tahun Anggaran 2016, telah direncanakan pembangunan lahan cetak sawah baru seluas 500 Ha di Desa Dente Teladas – Tulang Bawang. 

Selain itu dalam tahap pengkajian berupa 1000 Ha lahan cetak sawah baru di Seputih Banyak- Lampung Tengah.


Ditambahkan Kabag. Humas Heriyansyah bahwa DAS Way Seputih Hulu merupakan sungai yang terletak di Kabupaten Lampung Tengah, merniliki luas 175,28 km2. Sungai Way seputih sebagai sumber dan sentral pengembangan kawasan pertumbuhan baru Timur Lampung dan telah ditetapkan sebagai wilayah sungai strategis nasional tahun 2012. Letaknya dekat dengan alur laut kepulauan indonesia I, ( AlKI) sejauh 50 mil laut.  

Dalam arahannya Wakil Gubernur menyampaikan,  Way Seputih dapat dijadikan salah satu terobosan pembangunan terpadu antara pemerintah pusat dan daerah, yang memungkinkan untuk dijadikan sebagai tol laut,” ujar Kabag Humas.
 
Copyright © Bunk PeNa. Designed by OddThemes & VineThemes