NASIONAL

Featured Video

Games

daerah

Fashion

pendidikan

NASIONAL

Fun & Fashion

International

Latest Updates

Pemprov Dukung Program Bedah Desa

08.23

LAMSEL : Gubernur Lampung Ridho Ficardo mendukung penuh program Bedah Desa Pesisir 2016 yang digodok Kesatuan TNI-AL di Desa Merak Belantung, Kalianda, Lampung Selatan. Hari puncak "Bedah Desa Pesisir" berlangsung di Pantai Embe, Kalianda, Lampung Selatan, Rabu (30/3/2016), dihadiri langsung oleh Gubernur Lampung Ridho Ficardo, Menteri Sosial Kofifah Indar Parawansa, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Ade Supandi, dan Bupati Lampung Selatan Zainuddin Hasan.

Bedah Desa Pesisir dikatakan KSAL Ade Supandi merupakan upaya Revitalisasi daerah pesisir. Sebagai upaya untuk mengubah stigma bahwa kekumuhan dan ketertinggalan ada di pesisir.

Dilanjutkannya, Ia mengadakan di Lampung atas perbincangannya dengan Gubernur Ridho dan Gubernur Banten Rano Karno ketika mereka bertemu di Banten.

"Setiap tahun Angkatan Laut akan berupaya mengadakan Bedah Desa setiap tahun 4 kali, yang sudah bergulir Banten dan Lampung. Nati dua lagi di Indonesia bagian timur. Lampung dan Banten kita upayakan karena sudah ada obralan di Banten ketika bertemu, dan para Gubernur siap mendukung." Ujar KSAL Ade Supandi.

Dijelaskan Ridho Ficardo, Program tersebut disambut baik Pemerintah Provinsi Lampung yang saat ini juga sedang menggalakan Gerakan Membangun Desa atau yang dikenal Gerbang Desa Saburai.

"Program ini sejalan dengan program Gerbang Desa Saburai. Yakni kita mencoba membantu 100 desa dari 380 desa tertinggal yang ada di Lampung dengan memberi bantuan senilai 100 juta yang digunakan untuk menunjang kemajuan dan kemandirian desa-desa tersebut." Ujar Ridho dalam sambutannya.

Program mengembangkan desa-desa seperti yang dikerjakan Pemprov lewat Gerbang Desa Saburainya dan TNI AL lewat Bedah Desa Pesisirnya juga sejalan dengan NAWACITA (9 program prioritas) pemerintah pusat. Hal tersebut tertuang pada NAWACITA poin ke tiga, yakni Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan. 

Menteri Sosial Kofifah Indar Parawansa yang hadir dalam kesempatan ini juga turut memberikan sambutan, Ia jelaskan ada banyak peningkatan bantuan yang digulirkan Pemerintah Pusat untuk masyarakat salah satunya ialah Raskin yang kini diubah menjadi Rastra. Selain itu juga digalakannya program keluarga harapan, yakni memberi bantuan kepada kaum ibu terutama ibu hamil dan ibi-ibu yang memiliki anak-anak kecil.

Usai acara puncak perayaan Bedah Desa Pesisir, Gubernur Lampung, KSAL, dan Mensos secara simbolis melaksanakan kegiatan menanam ribuan pohon mangrove, lalu melihat rangkaian kegiatan yang telah berlangsung, mulai dari mengunjungi pos sunatan massal, pos kesehatan gigi, pos keluarga berencana dll.

Setelahnya rombongan menuju titik Desa Merak Belantung, Kalianda, meninjau sekaligus meresmikan, Tugu Bahari, Rumah-rumah penerima bantuan pembangunan, dan juga meresmikan Rumah Anak Bahari dan beberapa bantuan lain yang diberikan Kementrian, TNI-AL, Pemprov Lampung, dan CSR perusahaan-perusahaan.

Ayo Berdayakan Produk Lokal

08.07

METRO : Wakil Walikota Metro Djohan mengajak kepada seluruh kelompok wanita tani (kwt) dan home industri untuk dapat menonjolkan hasil makanan yang menjadi ciri khas Kota Metro, dalam hal ini juga peran seluruh dinas yang terkait sangat dibutuhkan untuk membimbing masyarakat.

Ia juga berharap melalui kegiatan ini diharapkan mampu memberikan tambahan penghasilan bagi ibu rumah tangga disekitarnya. 

Hal itu dikatakan Wakil Walikota Djohan saat menghadiri gelar promosi pangan lokal Kota Metro Tahun 2016 di kwt Ria Melati Kelurahan Purwoasri Kecamatan Metro Utara, Rabu (30/03).

Wakil Walikota Metro Djohan juga menyambut baik dan mengapresiasi atas dilaksanakannnya kegiatan tersebut sebagai bentuk rasa cinta terhadap pangan tradisional atau lokal. 

"Tanggungjawab untuk menuju kedaulatan pangan nasional melalui penganekaragaman pangan bukan semata tugas pemerintah melainkan juga tanggungjawab seluruh masyarakat,"ujar Djohan.

Selain itu juga, Djohan mengajak masyarakat dan seluruh SKPD, sekolah, kecamatan, kelurahan organisasi maupun pengusaha untuk dapat menyajikan panganan/hidangan atau snack/kudapan yang berbasis pangan dan buah lokal.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh  Ketua DPRD Kota Metro Anna Morinda, dan Sekretaris Daerah Kota Metro Ishak.

Sementara berdasarkan laporan dari Kepala Kantor Ketahanan Pangan Kota Metro Imron Roni, tujuan dari penyelenggaraan gelar promosi pangan lokal di Kota Metro adalah untuk meningkatkan penganekaragaman pangan dengan mutu gizi makanan sehari-hari beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA).

Termasuk untuk mengubah dan memperbaiki pola konsumsi masyarakat supaya lebih beragam jenis pangan dengan mutu gizi yang lebih baik dengan memanfaatkan pangan lokal (non beras).

Didalam kesempatan ini, Wakil Walikota Metro bersama dengan Ketua DPRD Kota Metro, Sekda Kota Metro, Perwakilan dari Kepala Badan Ketahanan Pangan Daerah Provinsi Lampung,  Ketua TP-PKK Kota Metro, Ketua GOW Kota Metro, dan Kepala Kantor Ketahanan Pangan Kota Metro menyerahkan bantuan pemerintah KRPL (kawasan rumah pangan lestari) kepada 8 kelompok wanita tani (KWT) yang masing-masing senilai Rp10 juta.

Adapun rincian dari KWT yang memperoleh bantuan antara lain KWT Ria Melati (Kelurahan Purwoasri, Kecamatan Metro utara), KWT Yosomakmur (Kelurahan Yosomulyo Kecamatan Metro Pusat), KWT Mutiara Kelurahan Yosodadi Kecamatan Metro Timur), KWT Mitra Abadi (Kelurahan Banjarsari Kecamatan Metro Utara), KWT Kenanga (Kelurahan Ganjarasri Kecamatan Metro Barat), KWT Putih (Kelurahan Sumbersari Kecamatan Metro selatan), KWT Rejo 3 (Kelurahan Rejomulyo Kecamatan Metro Selatan), KWT Usaha Muda (Kelurahan Tejosari, Kecamatan Metro timur).


Diakhir acara, Perwakilan dari Kepala Badan Ketahanan Pangan Daerah Provinsi Lampung bersama dengan Wakil Walikota Metro beserta jajaran berkunjung ke lokasi KRPL dan Stand promosi lokal. ( rilis)
 
Copyright © Bunk PeNa. Designed by OddThemes & VineThemes